Tur Keliling Kota Sambil Belajar Korupsi di Meksiko

Pastinya, kita semua sudah familiar dengan bus tur keliling kota. Sama halnya dengan bus tur biasa, corruptour yang beroperasi di Meksiko juga mengajak penumpang mengelilingi beberapa bangunan tertentu. Perbedaannya, bangunan yang dikunjungi corruptour hanyalah landmark yang memiliki kisah tragedi tertentu berkaitan dengan tindakan sewenang-wenang, yaitu KKN, dalam beberapa tahun terakhir.

ERCAS menyebutkan terdapat sebelas landmark yang diantaranya, yaitu: Gedung Pemerintahan Negara (Torre Administrativa), tragedi Casino Royale, hingga alun-alun kota yang menjadi saksi penuduhan Margarita Arellanes atas proselitisme. Selama perjalanan, seorang tour guide akan berdiri di antara penumpang sambil berbagi informasi kasus KKN sesuai dengan bangunan yang sedang dilewati atau dikunjungi. Narasi yang disampaikan tour guide sebagai pemateri terdiri dari nama pejabat negara yang terlibat, jumlah uang suap dan ekstorsi, serta ajakan secara langsung pada masyarakat untuk memberantas korupsi. Dalam bus ini, penumpang juga bebas menanyakan, menyampaikan, dan mendiskusikan opini berkenaan kasus korupsi di Meksiko sepanjang perjalanan.

Konsep dan rancangan corruptour diinisiasikan oleh aktivis politik paruh waktu, Miguel Trevino. Miguel mengatakan bus corruptour yang awalnya hanya sebatas bus sekolah diharapkan mampu membangkitkan amarah masyarakat dan mengerti hubungan antara tindak korupsi pemerintah terhadap kerusakan negaranya sendiri. Untuk menikmati perjalanan kaya makna akan pengetahuan korupsi, penumpang tidak diberikan biaya tambahan apapun alias gratis.

Wah, kalau corruptour dilaksanakan di Indonesia, tempat destinasi mana saja ya yang sesuai dengan kasus KKN?  

Sumber: againstcorruption.eu