Siswi Sulawesi Tengah Raih Medali di Singapura

Sulawesi Tengah memang tengah dirundung duka. Bencana tsunami yang menewaskan ribuan orang dan menggoreskan duka bagi Indonesia. Namun, salah satu prestasi siswi dari Sulawesi Tengah dapat menjadi pelipur lara di tengah bencana yang terjadi. Siswi SMP 1 Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rania Azzahra Rudy berhasil memenangkan dua medali dalam ajang Asia Open Memory Championship di Singapura pada 29-30 September 2018.

Saat Tsunami menerjang, Rania dan ibunya baru akan berangkat ke Singapura. Untung bagi keluarga Rania, kota tempat tinggalnya tidak terkena tsunami dan semua kerabat dekatnya selamat dari peristiwa tersebut. Saat ini, Rania berada di Jakarta dan belum bisa kembali ke kampung halamannya. Hanya ibunya yang pulang ke Tolitoli lewat Makassar.

Rania memenangkan dua medali perak dengan 1590 angka dalam 30 menit dan 760 kata acak dalam 30 menit. Selain Rania, Indonesia mengirimkan 15 delegasi lain. 10 dari 16 anggota tim berhasil menyumbang 12 medali emas, 13 medali perak, dan 9 medali perunggu di kejuaraan bergengsi tersebut. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai Juara Umum dari kompetisi Asian Memory Championship 2018.

Asia Open Memory adalah kejuaraan olahraga mengingat tingkat Asia. Kejuaraan ini merupakan anak dari Kejuaraan World Memory Championship. Open memory sendiri adalah olahraga otak yang berkaitan dengan seni mengingat berbagai data. Data yang diingat dapat berbentuk benda, angka, kata acak, tanggal bersejarah, nama, atau wajah. Cabang olahraga ini baru berdiri pada tahun 1991 dan sudah memiliki asosiasi sendiri bernama World’s Memory Sports Council (WMSC).

Sumber: Jakartapost, Worldmemorychampionship.com

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0