Revolusi Industri 4.0 Pangkas Jutaan Pekerjaan?

Jakarta - Revolusi industri 4.0 telah memengaruhi perekonomian, pekerjaan, profesi hingga kehidupan masyarakat di seluruh dunia. McKinsey memprediksi tahun 2030 akan ada 23 juta pekerjaan yang hilang karena digantikan otomasi. Pekerjaan tersebut adalah yang bersifat repitisi atau berulang-ulang seperti data entry, payroll officer, production workers, machine operator dan data collection.

“Tak hanya akan menghilangkan pekerjaan lama, perkembangan teknologi di masa mendatang juga akan memunculkan pekerjaan-pekerjaan baru,” ujar Founder Inspira CEC, Billy Boen dalam konferensi pers beberapa waktu lalu. 

Menurut Billy Boen, jika manusia tak mampu bersaing, disrupsi teknologi akan berdampak pada punahnya banyak perusahaan. Terbukti dari 52% perusahaan Fortune 500 telah mengalami bangkrut dan hilang sejak tahun 2000. Sebuah studi oleh Innosight juga menunjukkan, di tahun 2027 rata-rata umur sebuah perusahaan hanya 12 tahun. “Model bisnis tradisional sudah tersingkirkan oleh teknologi dan produk baru, cara pemasaran yang lebih modern, serta model bisnis baru yang lebih inovatif,” katanya.

Menyadari masalah tersebut, Inspira CEC ingin membantu ribuan pemimpin perusahaan di Indonesia dalam menghadapi revolusi 4.0. Dengan meggandeng Inspigo, Inspira CEC akan menyelenggarakan Hi, Tech Conference pada Sabtu (30/11) di Balai Kartini, Jakarta.

Acara tersebut akan menghadirkan para pimpinan perusahaan teknologi nasional maupun internasional seperti President Director of Microsoft Indonesia Oliver Marc Shatzle, Co-Founder Pixar Alvy Ray Smith, Former CEO of iflix Malaysia & AirAsia X Azran Osman dan Founder benihbaik.com Andy Noya. Mereka akan bercerita tentang keberhasilannya dalam membentuk lanskap digital terbaru melalui terobosan teknologi artificial intelligence, robotics, security, cloud computing, data privacy, digital map dan social media.

“Hi, Tech Conference akan menghadirkan berbagai pencapaian digital serta teknologi terbaru dari para perusahaan nasional maupun internasional,” ujar Billy.

Co-Founder Inspigo Yoris Sebastian memprediksi acara ini akan dihadiri oleh lebih dari 2000 profesional dan tech enthusiast. Yoris berharap Hi, Tech Conference akan menjadi ajang bagi para pihak terkait untuk mempersiapkan diri dalam meningkatkan produktivitas dan mengimplementasikan teknologi baru.

Reporter: Yusnaeni