Refleksi Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap tanggal 21 Februari. Peringatan ini murni bertujuan untuk menyadarkan kembali betapa pentingnya kepedulian terhadap sampah. Pada seremoni pergelaran HPSN 2019, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, memberikan evaluasi terhadap masyarakat untuk lebih peka terhadap sampah. Beliau menuturkan HPSN sebagai momentum tepat untuk melakukan gerakan Indonesia bersih, sehat, dan menjadi bernilai.

Peringatan HPSN pertama kali dilakukan pada tahun 2005 setelah tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada 21 Februari. Peringatan ini terus mendapat sorotan setiap tahun dan dipayungi hukum kementerian. Tahun 2017, HPSN dipayungi oleh Surat Edaran Nomor. SE.1/Menlhk-Setjen/Rokum/PLB.3/1/2017. Tahun 2018, Surat Edaran Nomor 03/SE/M/201 memayungi HPSN 2018. Pelaksanaan tahun ini (2019) dipayungi oleh Surat Edaran Nomor 660/810. Peringatan HPSN juga sebagai ajang menuju Indonesia bebas sampah tahun 2020.

Manifestasi dari HPSN 2019 ini adalah bagaimana masyarakat bukan hanya mampu membuang sampah, tetapi memanfaatkan sampah. Ibu Siti Nurbaya Bakar menjelaskan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Jatibarang, TPA berlokasi di Semarang, telah memanfaatkan sampah sebagai energi listrik. Selain itu, TPA Jatibarang juga akan dikembang grazing land (area penggembalaan ternak) karena melihat potensi ternak yang masih memakan di area ini. Sampah-sampah yang awalnya tidak berguna tersebut berhasil diolah dan dimanfaatkan.

Pada tujuan akhir, HPSN sebagai gerakan bersama untuk mencapai Indonesia bebas sampah tahun 2020. Masyarakat peduli sampah, tercipta lapangan pekerjaan hijau, mengurangi gas emisi, dan mengurangi pencemaran lingkungan adalah harapan bersama dari seremonial HPSN 2019.

Apa kontribusimu di HPSN 2019?

Sumber : jateng.tribunnews.com, news.detik.com, metro.tempo.co, fajar.co.id, sukabumiupdate.com,  pu.go.id

Sumber gambar : detik.com, rri.co.id