Nidji Memulai Hidup Tanpa Giring

Tahun 2006 adalah tahun yang tidak akan terlupakan bagi grup band Nidji. Debut mereka pada skena musik mainstream Indonesia berbuah manis. Album mereka, Breakthru, terjual hingga sekitar 540,600 kopi. Lagu-lagu di dalamnya seperti Hapus Aku dan Disco Lazy Time sukses menginfeksi telinga masyarakat Indonesia. 13 tahun kemudian, Band ini akhirnya resmi menggelar audisi mencari vokalis baru menyusul hengkangnya vokalis mereka, Giring Ganesha yang sekarang aktif berpolitik. Giring sekarang adalah caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk dapil Jawa Barat I yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi.

Menurut Direktur Utama Musica Studio’s Indrawati Widjaja mengatakan, terpilihnya vokalis baru Nidji nanti, tidak dimaksudkan untuk menggantikan Giring. Lebih lanjut lagi ia mengatakan, keberadaan vokalis baru lebih akan meneruskan Giring. Pintu akan selalu terbuka bagi Giring untuk kembali ke Nidji.

Seperti dilansir dari Kompas.com, telah ada 10 kandidat vokalis yang telah tersaring. 10 orang ini akan manggung dengan Nidji di Bandung sabtu ini (02/02/2019) untuk melihat kemampuan mereka. Pada acara itu pula, akan diumumkan satu orang yang akan mengisi posisi Giring nantinya. Vokalis tersebut akan langsung dikontrak dan akan langsung masuk dapur rekaman. Jadwal rekaman, foto bersama, hingga syuting video klip sudah diatur.

Terpilihnya vokalis baru Nidji nanti, tentu akan menimbulkan pertanyaan di benak fans setia Nidji, Apakah vokalis baru akan meneruskan kesuksesan Giring? Giring dengan gaya enerjik di panggung dan suara yang sering dibandingkan dengan vokalis Coldplay, Chris Martin tentu telah menjadi identitas yang khas dari Nidji. Oleh karena itu, gitaris Nidji, Rama mewanti-wanti para kandidat untuk tidak usah meniru gaya Giring. Siapakah yang akan terpilih menjadi vokalis baru Nidji? Dapatkah ia meneruskan kesuksesan Giring di Nidji?