Dibalik Fenomena K-Pop, BTS Bikin Lagu Berjuta Makna

Baru-baru ini, Boyband Korea Selatan, BTS memenangkan polling Time Kategori Person of The Year. BTS mengalahkan banyak tokoh dunia seperti Michelle Obama, Jair Bolsonaro, dan Donald Trump.

BTS adalah fenomena baru dari penetrasi music K-Pop ke pasar internasional. Mereka adalah boyband Korea pertama yang berhasil menembus tanggal lagu Billboard Hot 100, prestasi yang bahkan pendahulu mereka yang sudah punya nama besar seperti Super Junior dan 2 PM tidak bisa mencapainya. Debut BTS di tangga lagu dari Amerika ini terwujud setelah single mereka berhasil meraih peringkat ke-67 dalam Billboard Hot 100. Single BTS selanjutnya, Fake Love malah berhasil mencapai peringkat 10 dalam tangga lagu ini. Ada tiga single BTS lainnya yang juga menembus tangga lagu ini. Hal ini mengukuhkan BTS sebagai musisi Korea dengan hits terbanyak dalam Billboard Hot 100.

Dibalik nama besarnya banyak orang yang tidak tahu kalau BTS banyak menyisipkan banyak pesan sosial pada lagunya. Pesan sosial ini dipilih dan dikemas dengan lirik yang simpel dimana setiap orang merasa dekat dengan fenomena yang dimaksud. Pada lagu "Am I Wrong", BTS menyisipkan pesan kepada fans nya kalau ada yang tidak beres terjadi di dunia ini dan meminta para fans nya untuk sadar dan peduli.

Suga atau Agust D salah satu anggota BTS pernah menulis lagu tentang penyakit mental yang diderita oleh artis K-Pop. Hal ini sangatlah tidak umum di industri K-Pop yang cenderung menampilkan sisi glamor dan inspiratif bagi para fans agar bisa mengikuti jejak idolanya. BTS membuktikan kalau mereka tidak hanya jago bermusik tetapi juga pantas menjadi orang atau keloompok yang paling berpengaruh di dunia lewat kepedulian mereka. (DP)

 

(Berbagai Sumber)