BEM UI Kuliti Visi-Misi Capres Pemilu 2019

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menunjukan kepedulian mereka terhadap Pemilu 2019 dengan menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk "Membahas Tuntas Visi dan Misi Calon Presiden Indonesia"  di Favehotel Depok pada Senin (01/04). Acara ini turut mengundang Timses dari kedua calon presiden, TKN Jokowi dan BPN Prabowo. Dari BPN Prabowo ada Faldo Maldini dan Muhammad Iqbal, sementara dari kubu TKN Jokowi diwakili oleh Budiman Sudjatmiko dan Arief Rosyid Hasan. Diskusi ini dilakukan dalam enam sesi, yaitu empat sesi utama debat dengan empat isu berbeda, sesi pertanyaan dari audiens, dan sesi pernyataan penutup dari tiap timses. Panelis dalam acara ini terdiri dari tujuh perwakilan BEM Fakultas yang membawa empat isu utama, yaitu kesehatan, hukum dan HAM, Pendidikan Tinggi, dan energi.

Diskusi berlangsung sengit. Mahasiswa-mahasiswi UI  dengan kritis menanyakan berbagai hal yang ada di dalam benak mereka terkait isu-isu sosial-politik yang ada pada saat. Salah satu mahasiswa, Hida Lazuardi atau kerap disapa Elang memberikan komentar mengenai RUU PKS. TKN mengatakan bahwa pihaknya mendukung pengesahan RUU P-KS tersebut dan menilai bahwa hal ini penting. Sebaliknya, BPN menilai bahwa salah satu hal yang cukup mereka permasalahan adalah pembahasan mengenai marital rape di mana ketika suami yang memaksa istri berhubungan seksual dapat dipidanakan, hal ini dinilai bertentangan dengan Islam dan adanya beberapa irelevansi di RUU tersebut karena Iqbal berpendapat bahwa kekerasan seksual disebabkan akibat pornografi.

Selain RUU PKS, dibahas pula isu-isu politik lain seperti Isu BPJS Kesehatan, Perguruan Tinggi, dan lain-lain. BEM UI berencana membuat kontrak politik terhadap masing-masing paslon. Janji-janji yang mereka telah tawarkan pada masa kampanye akan ditagih oleh BEM UI.