Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto divonis hukuman 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Selasa, 24/4/2018. Menurut majelis hakim, Novanto terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK, yakni 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. KPK menolak permohonan Setnov menjadi justice collaborator (JC) dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun, karena dianggap tak membantu membongkar pihak lain dalam kasus e-KTP. Pihak Setya Novanto menyatakan untuk pikir-pikir dulu dengan vonis hukuman yang telah dijatuhkan. Ia diberikan waktu 7 hari dalam masa berpikir sebelum memutuskan akan menerima putusan atau mengajukan banding.

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0