Bukan Tutup Permanen, Gedung Sarinah Direnovasi untuk Meneruskan Cita-Cita Bung Karno

JAKARTA. Media AKUTAHU – Kemarin, warga dihebohkan oleh tutupnya McDonald’s Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta. Masyarakat menduga penutupan tersebut akibat pandemi Covid-19. Manajemen PT Sarinah (Persero) akhirnya buka suara terkait masalah ini. Mereka menerbitkan siaran pers secara resmi pada Sabtu (9/5/2020) yang berisi penjelasan alasan penutupan restoran cepat saji yang sudah beroperasi sejak 1991 itu.

Dalam siaran pers tersebut, manajemen menjelaskan tidak hanya menutup McDonald’s melainkan seluruh gerai yang ada di Gedung Sarinah. Penutupan ini dalam upaya persiapan renovasi Gedung Sarinah dan bukan disebabkan oleh wabah Covid-19.

Renovasi Gedung Sarinah merupakan usaha pemerintah untuk meneruskan cita-cita luhur Bung Karno. Sarinah berdiri berkat peran seorang penyulam, pelaku industri rumah, sekaligus pengasuh Bung Karno saat masih kecil. Dalam buku Sarinah Kewajiban Wanita dalam Perdjoeangan Repoeblik Indonesia karya Presiden Republik Indonesia pertama tersebut, Sarinah berkata, ”Karno, pertama engkau harus mencintai ibumu. Kemudian, kamu harus mencintai rakyat jelata. Engkau harus mencintai manusia umumnya." Nasihat yang menggugah itulah kemudian menggerakkan beliau untuk mengabadikan nama ‘Sarinah’ sebagai pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia. Pemerintah ingin menjadikan Gedung Sarinah menjadi pusat bisnis yang solid dan berpihak kepada rakyat.

“Sarinah adalah sebuah proyek yang diciptakan Pak Soekarno yang luar biasa. Sarinah hari ini harus ada Sarinah ke depan,” ujar Erick Thohir, Menteri BUMN Indonesia.

Selain itu, renovasi Gedung Sarinah juga dilakukan untuk menjaga kekokohan struktur bangunan yang telah berdiri selama setengah abad ini. Keputusan pemerintah tersebut diambil dengan mempertimbangkan Golden Rule terkait dengan keselamatan, kesehatan dan lingkungan Hidup. Maka Gedung Sarinah harus melakukan pengosongan dan menutup semua gerai di dalamnya. Pemerintah juga tetap bermusyawarah dengan gerai-gerai terkait hak dan kewajiban yang mereka punya.

Salah satu tenant korban renovasi yang beritanya cukup menghebohkan warga adalah tutupnya McDonald’s Sarinah, Thamrin. Dikutip dari Kompas.com, McDonald’s pertama yang berdiri di Indonesia tersebut akan resmi tidak bisa beroperasi secara permanen mulai hari Minggu (10/5/2020) pukul 22.05 WIB. Dalam wawancara terbatas di Kementerian BUMN Jakarta, Jumat kemarin (8/5/2020), Erick mengungkapkan bahwa franchise makanan cepat saji asing tersebut diperbolehkan buka dengan syarat 50% menunya merupakan produk lokal Indonesia. “Yang penting nawaitu atau niat kita mau bangun brand lokal, desainer lokal, UKM lokal,” ungkapnya. (ahn/ysn)