Wisata Kuliner yang Tak Hanya Nikmat di Lidah 


Berbagai macam cara bisa kamu lakukan untuk tetap menikmati wisata kuliner, apalagi jika kamu berada di Jakarta. Makanan atau minuman daerah, ekstrim bahkan yang sedang tren pasti ada. Di balik itu semua, kota metropolitan ini menyimpan kuliner legendaris yang mungkin sudah ada sebelum kamu lahir.

Kuliner legendaris masih eksis diburu walaupun restoran kekinian muncul dan coffee shop makin menjamur. Tidak akan rugi, deh untuk mencoba kuliner “tempoe doeloe” karena mereka menyediakan cita rasa hasil warisan dari pemilik terdahulu

 

Kopi Es TAK KIE

Jika kamu hobi menyeruput kopi di pagi hari, belum lengkap rasanya jika tak pernah mencicipi Kopi Es TAK KIE. Kedai yang sudah berdiri sejak 1982 ini, berlokasi di Jl. Pintu Besar Selatan III No. 4, Glodok, Jakarta Barat atau biasa disebut Gang Gloria.

Sesuai namanya, menu andalan kedai ini ialah es kopi. Es kopi Tak Kie merupakan campuran dari jenis kopi Robusta maupun Arabika dari Lampung, Toraja, dan Sidikalang. Racikan khas tersebut bisa kamu  beli dengan harga yang benar-benar ramah, yaitu Rp10 ribu saja untuk segelas es kopi hitam.

 

Ragusa Es Italia

Waktu yang tepat menikmati es krim tentunya saat siang bolong. Karena itu, pas banget jika setelah menunaikan solat zuhur di masjid Istiqlal terus mampir ke Ragusa yang berada di Jalan Veteran I/10, Gambir.

Ragusa merupakan toko es krim tertua di Indonesia, tak percaya? Buktinya ada pada piagam MURI yang terpajang di dinding toko. Dimulai sejak 1932, Ragusa diciptakan oleh dua orang berkebangsaan Italia, yaitu Luigie Ragusa dan Vincenzo Ragusa.

Es krim Ragusa terkenal akan kelembutannya. Resep rahasianya karena tidak menambahkan butter milk seperti es krim lain, melainkan menggunakan susu sapi segar.

 

Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Bagi kamu yang ingin mencoba cita rasa lain dari nasi goreng alias nasgor, bisa menyambangi Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih. Pemandangan gundukan nasgor di wajan besar akan terlihat setibanya kamu disana karena warungnya tak pernah sepi pembeli. 

Sudah mulai berjualan sejak 1958, Haji Nein, pendiri warung tersebut menambahkan rempah-rempah yang tidak biasanya berada di nasgor seperti kapulaga, kunyit dan sereh serta menggunakan minyak samin yang dipercaya bisa mengangkat aroma rempah dan daging kambing.

 

Bagaimana sudah siap berburu wahai para pecinta kuliner? atau kalian sudah pernah mencicipi tiga kuliner legendaris diatas?

 

Sumber:  kabarinews.com, kompas.com, tribunnews.com

Berbagai macam cara bisa kamu lakukan untuk tetap menikmati wisata kuliner, apalagi jika kamu berada di Jakarta. Makanan atau minuman daerah, ekstrim bahkan yang sedang tren pasti ada. Di balik itu semua, kota metropolitan ini menyimpan kuliner legendaris yang mungkin sudah ada sebelum kamu lahir.

Kuliner legendaris masih eksis diburu walaupun restoran kekinian muncul dan coffee shop makin menjamur. Tidak akan rugi, deh untuk mencoba kuliner “tempoe doeloe” karena mereka menyediakan cita rasa hasil warisan dari pemilik terdahulu

 

Kopi Es TAK KIE

Jika kamu hobi menyeruput kopi di pagi hari, belum lengkap rasanya jika tak pernah mencicipi Kopi Es TAK KIE. Kedai yang sudah berdiri sejak 1982 ini, berlokasi di Jl. Pintu Besar Selatan III No. 4, Glodok, Jakarta Barat atau biasa disebut Gang Gloria.

Sesuai namanya, menu andalan kedai ini ialah es kopi. Es kopi Tak Kie merupakan campuran dari jenis kopi Robusta maupun Arabika dari Lampung, Toraja, dan Sidikalang. Racikan khas tersebut bisa kamu  beli dengan harga yang benar-benar ramah, yaitu Rp10 ribu saja untuk segelas es kopi hitam.

 

Ragusa Es Italia

Waktu yang tepat menikmati es krim tentunya saat siang bolong. Karena itu, pas banget jika setelah menunaikan solat zuhur di masjid Istiqlal terus mampir ke Ragusa yang berada di Jalan Veteran I/10, Gambir.

Ragusa merupakan toko es krim tertua di Indonesia, tak percaya? Buktinya ada pada piagam MURI yang terpajang di dinding toko. Dimulai sejak 1932, Ragusa diciptakan oleh dua orang berkebangsaan Italia, yaitu Luigie Ragusa dan Vincenzo Ragusa.

Es krim Ragusa terkenal akan kelembutannya. Resep rahasianya karena tidak menambahkan butter milk seperti es krim lain, melainkan menggunakan susu sapi segar.

 

Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Bagi kamu yang ingin mencoba cita rasa lain dari nasi goreng alias nasgor, bisa menyambangi Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih. Pemandangan gundukan nasgor di wajan besar akan terlihat setibanya kamu disana karena warungnya tak pernah sepi pembeli. 

Sudah mulai berjualan sejak 1958, Haji Nein, pendiri warung tersebut menambahkan rempah-rempah yang tidak biasanya berada di nasgor seperti kapulaga, kunyit dan sereh serta menggunakan minyak samin yang dipercaya bisa mengangkat aroma rempah dan daging kambing.

 

Bagaimana sudah siap berburu wahai para pecinta kuliner? atau kalian sudah pernah mencicipi tiga kuliner legendaris diatas?

 

Sumber:  kabarinews.com, kompas.com, tribunnews.com

 

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0