Waspada Virus Influenza yang Mengintai

Jakarta - Banyak orang tidak menyadari, perjalanan menuju kantor, kampus, atau pun tempat lainnya memiliki risiko tinggi terserang virus, khusunya virus influenza. Hal itu diungkapkan Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM., Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, menyebutkan mengenai virus influenza yang bisa menyerang siapa saja.

“Risiko infeksi virus influenza terjadi di berbagai tempat saat kita di kendaraan, kantor, dan tempat lainnya, kita bisa terkena virus influenza yang menyebar dari satu orang ke orang yang lain. Sejatinya, tidak ada tempat yang aman bagi kita, penyebaran virus influenza terjadi saat kita mulai melakukan perjalanan, baik melalui udara, kapal laut, atau darat, seperti kereta api. Misalnya, kita merencanakan perjalanan liburan akhir tahun. Pada waktu tersebut, sejumlah bandara, stasiun, dan terminal pasti dipadati oleh banyak orang. Di Indonesia saja, sekitar 4 juta orang yang datang dari berbagai belahan dunia akan memadati berbagai bandara selama libur akhir tahun," sebutnya.

Penyebaran virus bisa terjadi tanpa disadari, sehingga perlu diwaspadai di setiap tempat dan waktu. Hal serupa juga diungka[kan Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof. dr. Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), PhD.

“Tidak ada yang bisa membunuh virus secara langsung, sehingga salah satu upaya efektif untuk menghindari virus influenza adalah melakukan pencegahan dengan vaksin, fungsi vaksin itu untuk menambah sistem kekebalan tubuh, dan baiknya dilakukan secara rutin," kata Prof. dr. Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), PhD.

Prof. Dr. dr. Iris Rengganis menambahkan “Secara medis, respons imunitas tubuh terhadap vaksinasi menurun seiring waktu, sehingga vaksinasi influenza harus dilakukan setahun sekali untuk proteksi yang lebih optimal. Selain itu, strain virus influenza yang dominan menyebar di seluruh dunia berubah setiap tahunnya sehingga formula vaksin flu harus disesuaikan setiap tahun.”

Lewat penyebarannya yang cepat, dan jenis nya yang terus bermutasi, virus influenza menjadi musuh kita bersama. Kabar baiknya, selain dengan vaksin yang bisa meminimalisir penyebaran virus influenza dengan menggunakan masker.

Penelitian menunjukkan, anggota keluarga yang mengenakan masker saat ada yang mengalami flu, memiliki risiko lebih rendah tertular dibanding yang tidak memakai masker.

Menurut dr. Jefri H Sitorus, M.Kes Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok menyarankan untuk menggunakan masker saat bepergian.

“Penggunaan masker bisa mengurangi risiko terserang virus, namun hal ini, bukan berarti kita tidak akan terkena atau aman, karena bagaimana pun masker yang umum kita gunakan (masker bedah) masih memiliki sisi berlubang yang bisa disusupi virus” ujar nya saat menghadiri acara World Flu Day 2019," ungkap Jefri H Sitorus.

Reporter: Inggrid Sevira