Usaha Pramuka Mengembangkan Literasi Digital Bangun Desa

Magelang - Pengentasan Buta Literasi Digital adalah kewajiban moral semua orang yang sadar akan hal itu. Tidak terkecuali, gerakan pramuka. Untuk menjalankan tugas itu, Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta generasi milenial untuk melek internet, memerangi hoaks, serta menggunakan media sosial secara positif pada acara Raimuna wilayah di Magelang pada Sabtu, (16/03/2019).

Dalam acara ini, Ganjar mempertegas fungsi dan tugas Satuan Karya Pramuka Mitra Inovasi dan Literasi Teknologi Informasi Digital atau Saka Milenial, program yang melibatkan pramuka yang dicanangkan Ganjar Pranowo dalam mengentaskan hoaks. Program ini telah diresmikan oleh Ganjar di Demak pada tanggal (27/02) tahun ini.

Pada pertemuan ini, Saka Milenial mendapatkan perhatian yang menyeluruh. Ada satu sesi khusus membahas pentingnya literasi digital dan peran generasi milenial di dalamnya oleh Tenaga Ahli Menkominfo, Donny B.U. dan pengenalan platform Siberkreasi oleh Adya Nisita (Manager Riset Siberkreasi). Saka Milenial akan dijadikan dilibatkan dalam program kolaborasi dengan berbagai jejaring Siberkreasi khususnya dalam mengentaskan buta digital di Jawa Tengah. Satuan ini akan berkolaborasi dengan Siberkreasi dalam penyusunan buku panduan bagi SKK Bijak Media  dan SKK Pembicara Literasi Digital. Mereka juga akan bekerjasama untuk menyebarkan pengetahuan mengenai literasi digital kepada SMP, SMA, dan SMK pada 31 kabupaten di seluruh Jawa Tengah.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen (Pol) Budi Waseso menyambut positif keberadaan Saka Milenial.

"(Pembentukan Saka Milenial -red) Jateng inikan yang pertama, akan kami jadikan 'pilot project' nasional, hasilnya nanti akan kami jadikan bahan untuk penerapan di seluruh Indonesia" ujar Buwas, panggilan akrab Budi Waseso. Bagi Buwas keberadaan Saka Milenial ini juga penting bagi gerakan pramuka dalam konteks relevansi gerakan pramuka di era kontemporer. Menurut Buwas, gerakan pramuka harus bisa mengikuti perkembangan zaman.