Teknologi Memajukan Pendidikan di Indonesia

Jakarta - Para pengajar bertugas memperbaiki proses belajar-mengajar agar Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia semakin cemerlang. Apalagi, memasuki digital 4.0
yang tengah marak.

Hasil riset HP NETr (National Education Technology Readiness) menunjukkan adanya kebutuhan tinggi akan teknologi di dunia pendidikan. Bagi pelajar, sebanyak 99 persen siswa optimis akan masa depan mereka dan setuju bahwa komputer dan teknologi akan meningkatkan pengalaman belajar dan produktivitas mereka.

Selain itu, 97 persen percaya bahwa memiliki keterampilan dalam komputer dan teknologi akan mempersiapkan mereka dengan lebih baik dalam meraih pekerjaan di masa depan.

Dengan temuan itu, perusahaan teknologi Amerika Serikat Hewlett-Packard (HP) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui berbagai inovasi. Melihat kebutuhan murid, pengajar pun juga dipersiapkan untuk `melek` teknologi.

Dalam acara Konvensi Nasional ke-4 Perkumpulan Sekolah, baru-baru ini, menggabungkan pengetahuan lokal, dampak sosial dan kemitraan.Inovasi ini memberikan fasilitas pembelajaran secara inklusif melalui teknologi. Sebagaimana diketahui, Kementerian Perindustrian merancang peningkatan kualitas SDM di era teknologi saat ini.

Misi tersebut menjadi prioritas nasional untuk merelealisasikannya. Dengan semakin meningkatnya populasi penduduk yang bekerja, Indonesia akan menikmati puncak bonus demografi  yang akan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, SDM Indonesia masih membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kompetitif yang dibutuhkan tenaga kerja. Pemerintah Indonesia telah menemukan solusi dengan melakukan reformasi kurikulum pendidikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Indonesia memiliki banyak SDM yang belum diberdayakan secara maksimal. Karena itu, tenaga kerja masa depan  membutuhkan kualitas pendidikan yang lebih baik agar mereka bisa mempersiapkan masa depan kerja dengan lebih baik. Penerapan teknologi yang tepat akan mendorong pengembangan proses belajar tak hanya di dalam kelas yang mampu menumbuhkan kreativitas, kolaborasi dan partisipasi,” kata Hendry Widjaja, Chief Operating Officer HP Indonesia.

Alasannya, pendidikan membuka peluang yang transformatif. Selain itu, juga memberikan kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang dan komunitas yang ada.