Suzanna, Si Ratu Horror Indonesia

Akutahu.com, Jakarta: Film Suzanna Bernapas Dalam Kubur memecahkan rekor penonton terbanyak di hari pertama penanyangannya pada 14 November yang lalu dengan jumlah 207.462 penonton. Film ini dibuat untuk mengenang masa kejayaan Suzzanna Martha Frederika van Osch atau yang biasa dikenal sebagai Suzanna, sang Ratu Horor Indonesia.

Meskipun sudah wafat pada Oktober 2008 silam, namun Sang Ratu masih dapat dengan mudah "menghantui" penikmat film bergenre horror di Indonesia. Luar biasa sekali kan sobat. Salah satu faktor dari suksesnya hari pertama penayangan film tersebut adalah keberhasilan sang sutradara, Sunil Soraya dalam "menafaskan kembali" sosok Suzanna pada diri aktris Luna Maya. "Mirip Banget!" adalah impresi pertama yang saya dapatkan ketika melihat trailernya. Salut.

Sebenarnya siapa sih Suzanna Sang Ratu Horor Indonesia ini? Suzanna adalah wanita kelahiran Bogor 13 Oktober 1942. Dari namanya aja, sudah bisa ditebak kalau Suzanna masih ada keturunan Belandanya. Selain itu Suzanna juga masih keturunan Jerman Jawa Manado.

Nama ibunya Yohana Van Osch, kakaknya William Charles serta Irene Beatrik Van Osch. Suzanna sempat menikah dengan Dicky Suprapto dan dia punya 2 anak, Arie Andrianus Suprapto yang sudah meninggal dan juga Kiki Maria. Namun pernikahannya dengan Dicky kandas ditahun 1974. Lalu dia menikah dengan lawan mainnya dalam film, yakni Clift Sangra sampai Suzannameninggal.

Dokumentasi: loop

Pada masa awal karirnya, Suzanna mengikuti audisi sebuah kontes yang bernama Tiga Dara pada tahun 1957. Film pertamanya muncul dengan judul Asrama Dara yang berhasil memenangkan piala Festival Film Asia dalam kategori The Best Actress. Suzanna pernah juga berkarir di dunia tarik suara lewat album pertamanya yang berjudul Salah Sangka. Namun sobat, albumnya nggak begitu populer, jadi Suzanna pun memutuskan untuk kembali ke dunia film.

Popularitas Suzanna semakin menanjak karena film-filmnya dengan berbagai macam judul bertema horor, seperti Bernafas dalam Lumpur, Bumi Makin Panas, Pulau Cinta pada tahun 1978, Ratu Ilmu Hitam, dan Sundel Bolong tahun 1981.

Gambar terkait

Bang, Satenya...
Sate, 200 tusuk makan sini...
Bang Bokir...
Sunnn....sunnnnn....sundel bolongggggg...

Dialog di atas adalah salah satu dialog paling legendaris dalam industri perfilman di Indonesia. Dialog tersebut merupakan potongan dialog dalam film Sundel Bolong tahun 1991. Seremm tapi Lucu. Luar Biasa Banget.

Source:loop.co.id, kompas.com

Foto:kaskus.co.id, loop.co.id, google+self edit