Serunya Kolaborasi Siswa Berkebutuhan Khusus dan Normal

Berawal dari proyek sosial yang tergabung dalam program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat, kelompok mahasiswa lintas jurusan ini, dibawah founder utama Andi Khalil Gibran  sukses menginspirasi khalayak umum dengan komunitas satu atap yang mengolaborasikan siswa SD dan SDLB Laniang, Makassar dalam satu wadah bermain.

Melihat para kaum disabilitas yang seringkali menghadapi bullying oleh teman sebaya mereka terutama dikalangan anak-anak menginisisasi kegiatan ini untuk menyatakan bahwa mereka sederajat tanpa memandang fisik. Diusung agar menghapuskan diskriminasi terhadap kaum difabel, program ini telah meraih penghargaan medali perak  juga memukau para juri dalam Pekan ilmiah nasional yang diselenggarakan tahun 2017. Dari penghargaan tersebut, melecut semangat para volunteer dalam membina kegiatan ini hingga saat ini.

Dengan panduan yang mereka susun, komunitas yang memiliki 25 volunteer ini jadi terarahkan dengan baik untuk memberikan wawasan dan permainan kepada anak-anak dengan 5 tujuan utama yaitu, aspek kognitif, motorik kasar, motorik halus, bahasa dan sosial ucap Sitti khadijah Kitta yang merupakan salah satu founder kegiatan ini. 

Mereka berencana untuk memasifkan kegiatan ini dengan penambahan kunjungan sekolah difabel lainnya serta bekerja sama dengan kementerian kesehatan provinsi Sulawesi Selatan untuk mengembangkan proyek mereka dan mengenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.

Sumber: Fajar.co.id, identitasunhas.com

Sumber Gambar: Tribunnews.com