• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Senyawa Antituberkulosis dari Biota Laut

Rifampisin adalah obat lini pertama dalam terapi tuberkulosis. Namun, sampai tahun 2017, ditemukan 600.000 kasus resistensi rifampisin. Sehingga pada terapi tuberkulosis, obat yang diberikan dikombinasikan agar tercapai tujuan terapi. 

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasa menyerang paru-paru namun juga dapat menyerang bagian lain dari tubuh misalnya tulang.

Farmasis dituntut untuk menemukan obat antituberkulosis baru agar pasien dapat disembuhkan. Tuberkulosis penyakit berbahaya yang harus disembuhkan. Penyakit ini termasuk kedalam 10 besar penyebab kematian di dunia.

Sumber obat antituberkulosis yang menarik untuk diteliti adalah metabolit sekunder yang berasal dari biota laut seperti spons,koral,dan alga. Beberapa senyawa telah terbukti memiliki aktivitas antituberkulosis. Indonesia sebagai negara dengan keberagaman flora fauna laut yang luar biasa, berpotensi besar menjadi negara sumber penghasil obat TBC di masa depan. 

Sumber : WHO , LIPI , Microbiology e-book Lippincot , Science Direct

Foto: Wikipedia

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0