Sangat Disayangkan, Sipalaga Rawan Dicuri

Sistem Pemantauan Air Lahan Gambut (SIPALAGA) menjadi materi diskusi dalam acara Diskusi Media: Pembasahan Lahan Gambut yang diadakan di Resto Bakoel Koffie, Jakarta, baru-baru ini.

SIPALAGA adalah teknologi baru untuk mengukur tinggi permukaan air. Teknologi ini dapat digunakan untuk mengukur kelembapan lahan gambut dan tingkat curah hujan. Alat ini dapat memprediksi potensi kebakaran hutan karena lahan gambut yang memiliki air dan kering cenderung mudah terbakar. Melihat vitalnya peran alat ini, alat ini harus dijaga keberadaannya.

Menyoal pentingnya keamanan sistem ini, Deputi Penelitian dan Pengembangan BRG, Haris Gunawan menyatakan kekhawatirannya terkait keamanan sistem ini dari tangan-tangan jahat. Haris mengatakan, sudah ada kasus pencurian alat sebelumnya, SESAME di Palembang. Alat yang dicuri adalah dua unit. Ia mewanti-wanti jangan sampai alat baru ini hilang karena ini begitu strategisnya fungsi alat ini.

Pencurian alat pendeteksi bencana bukanlah hal yang baru di Indonesia. Alat-alat pendeteksi tsunami di Palu telah hilang dan akibatnya datangnya tsunami susah untuk diprediksi.