RUU Permusikan Dicabut, Musisi Indonesia Bersuka Cita

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mencabut Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan. Kabar itu disambut baik musisi Indonesia yang tergabung dalam beberapa organisasi.

Lewat siaran pers, Rabu (19/6), RUU Permusikan yang dianggap mengekang dan merugikan insan musik akhirnya tak jadi disahkan. Meski begitu, perjuangan para musisi belum selesai, mereka ingin memperbaiki tata kelola industri musik di Indonesia.

"Ini momentum untuk melanjutkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memperbaiki tata kelola industri musik dan meningkatkan kesejahteraan para pelakunya," ujar Glenn Fredly.

Glenn Fredly sebagai perwakilan dari musisi Indonesia juga menyebutkan, tata kelola industri musik dilakukan oleh pihak yang memang memahami `medan`.

"Kita perlu merintis jalan baru dalam memperbaiki tata kelola industri musik," lanjut Glenn Fredly.

Tak hanya musisi saja, RUU Permusikan juga ditentang oleh masyarakat. Sebelumnya, petisi menolak RUU Permusikan sempat dibuat, mendapatkan tanda tangan mencapai 313 ribu orang.