Rayakan Imlek di Vihara Avalokitesvara, Cagar Alam Tertua di Banten

 

Vihara Avalokitesvara terletak di kecamatan Kasemen, wilayah Banten lama, disebut sebagai bangunan tertua di wilayah itu. Uniknya dari letak vihara ini adalah berdekatan dengan Masjid Agung Banten, Benteng Speelwijk dan Keraton Kaibon.

Kabar beredar dari mulut ke mulut menyebutkan, Sunan Gunung Jati membangun vihara pada tahun 1542 di wilayah Banten, tepatnya di Desa Dermayon dekat dengan Masjid Agung Banten. Namun, pada tahun 1774 vihara dipindahkan ke Kawasan Pamarican hingga sekarang.Versi lain menyebutkan, vihara ini dibangun pada tahun 1652. Yaitu pada masa emas kerajaan Banten saat dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa.

Sebutan Klenteng Tri Darma diberikan karena vihara ini melayani tiga kepercayaan umat sekaligus. Yaitu Kong Hu Cu, Taoisme, dan Buddha. Walaupun diperuntukan bagi 3 umat kepercayaan namun bagi wisatawan yang beragama lain sangat diperbolehkan untuk berkunjung dan melihat bangunan yang saat ini termasuk dalam cagar budaya di Provinsi Banten ini.

Kelenteng yang pernah terbakar pada tahun 2009 ini juga memiliki ukiran yang menceritakan bagaimana kejayaan Banten Lama saat masih menjadi kota pelabuhan yang ramai. Terletak di samping vihara, ukiran ini juga menceritakan bagaimana vihara ini digunakan sebagai tempat berlindung saat terjadi tsunami beserta letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883.

Warga sekitar datang ke kelentang dengan berbagai alasan. Ada yang hanya sekedar ingin menonton keramaian, berburu foto atau mencari berkat angpau, seperti yang dilakukan anak-anak di sekitar vihara itu.

Sumber : kabar-banten.com

Sumber Foto : Pribadi