PHK di Indonesia Capai 15.2%, HDI Gelar Edukasi Bisnis Gratis

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak besar bagi kesehatan masyarakat, melainkan juga bagi perekonomian masyarakat terutama dalam dunia industri dan ketenagakerjaaan. Menurut survei SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting), masyarakat yang menjadi korban PHK selama masa pandemi Covid-19 sekitar 15.2% dari jumlah penduduk dewasa di Indonesia. Artinya, sekitar 29 juta orang masyarakat Indonesia perekonomiannya terdampak oleh pandemi Covid-19.

Sebab itu, HDI (High Desert International)  menggelar program edukasi bisnis yang target pesertanya merupakan masyarakat yang perekonomiannya terdampak Covid-19. Pelaksanaan program ini akan dilakukan terbuka dan gratis pada Agustus hingga Desember 2020. Metode pelaksanaannya akan dilakukan secara daring.

“Kami ingin membangkitkan semangat masyarakat agar siap menghadapi normal baru di masa pandemi Covid-19,” ujar CEO sekaligus Chairman HDI Brandon Chia melalui siaran pers yang diterima AKUTAHU, Senin (3/8/2020). 

HDI sendiri memiliki misi untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik terutama dalam menghadapi krisis pada pandemi Covid-19 seperti saat ini. “Di masa krisis ini, kami menawarkan peluang untuk masyarakat yang masih mau bekerja keras dengan cerdas,” pungkas Brandon Chia.

Edukasi yang diberikan pada program ini berupa pendidikan dasar Bootcamp dan pendidikan spesialis Elite. Bootcamp ditujukan bagi enterprises baru yang ingin mengasah bakat dalam berbisnis. Sementara Elite ditujukan bagi orang yang siap menjadi calon pemimpin generasi berikutnya di HDI.

"Kami berharap program edukasi ini dapat mengembalikan kekuatan ekonomi keluarga pasca Covid-19. Kami berharap hal ini bisa memberikan alternatif solusi bagi masyarakat Indonesia yang ekonominya terimbas dampak negatif Covid-19,” kata Ellen Suwardi, Key Leader dan Sales Marketing HDI.

HDI menargetkan program edukasi daring ini dapat menjaring 3200 orang peserta yang siap menjadi wirausahawan. 3000 orang untuk program Bootcamp dan 200 orang untuk program Elite.

Ellen Suwardi juga menambahkan, program edukasi bisnis ini bertujuan dapat memberikan bekal bagi masyarakat agar dapat menjadi wirausahawan yang sukses dan mandiri. Untuk itu, peserta yang akan mengikuti program ini diharapkan dapat menjalankannya dengan komitmen, kerja keras, kedisiplinan dan konsistensi yang tinggi. (ARF)