Peringatan Dini Gelombang Tinggi BMKG: Potensi Gelombang Tinggi Masih Bisa Terjadi

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau dan memberikan peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia untuk tiga hari ke depan, Selasa (5/3/2019) hingga Jumat (8/3/2019).

Terlihat adanya pola tekanan rendah 1007 hPa teridentifikasi di Samudra Hindia barat daya Banten dan daerah konvergensi di Samudra Hindia Selatan Bali hingga Sumbawa,  NTT.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu - P. Enggano, Perairan Kep. Kangean, Laut Jawa bagian Timur, Selat Makasar bagian Selatan, Laut Sumbawa, Perairan utara Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Perairan Kep. Sermata yang berpengaruh pada peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Berhati-hati untuk beberapa wilayah yang berpotensi terkena gelombang tinggi 1.25-2.5m (sedang), yakni Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Barat-Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Perairan pesisir Bengkulu, Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kep. Nias, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur, Perairan Selatan Bali hingga Sumbawa, Selat Alas bagian Selatan, Perairan Selatan P. Sumba-P. Sawu, Laut Sawu dan Selat Sumba bagian Barat, Samudra Hindia Selatan NTT, Perairan Utara Jawa Tengah hingga Awa Timur, Laut Jawa bagian Tengah hingga Timur, Perairan Kota Baru, Selat Makassar bagian Tengah dan Utara, Perairan Kalimanatan Timur, Laut Sulawesi, Perairan Timur Bitung-Manado, Laut Maluku, Perairan Utara Kep. Banggai-Kep. Sula, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara, Perairan Kep. Wakatobi, Perairan Kep. Sangihe-Kep. Talaud, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, dan Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Waspada beberapa wilayah juga berpotensi terkena gelombang tinggi 2.5-4.0m (tinggi), di antaranya Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Barat P. Enggano, Perairan Lampung, Samudra Hindia Barat Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur, Selat Bali-Selat Lombok bagian Selatan, Laut Jawa bagian Timur, Perairan Kep. Kagean, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian Selatan, dan Perairan Kep. Salabana-Kep. Selayar.

Harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m, Kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.

BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap selalu waspada.