Peninjauan Kembali (PK)

PK (Peninjauan Kembali) dapat diajukan hanya jika terdapat hal atau keadaan tertentu seperti ditemukannya Novum (bukti baru) dan/atau kekeliruan Hakim dalam menerapkan hukum (UU No. 48/2009 tentang Kekuasaan Kehakiman). Undang-undang memberikan kesempatan dan sarana bagi pencari keadilan untuk memperoleh keadilan sesuai dengan tahapan hukum yang berlaku.