• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Pentingnya Pengaruh Dongeng untuk Perkembangan Anak

Dongeng ternyata sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Hal ini juga dianggap materi penting oleh guru di sekolah dasar.

Dongeng anak diperkenalkan pada moral melalui dunia imajinasi. Pengembangan kognitif melalui dongeng sebelum tidur dan komunikasi saat makan bersama dapat dilakukan pada anak usia 6-7 tahun.Setiap anak akan melalui berbagai proses pertumbuhan diantaranya ialah fase emas anak, fase ini merupakan fase yang penting. Sebab dalam fase ini neuron anak mengalami pertumbuhan yang amat pesat.

Melalui imajinasi ini nilai-nilai dan norma-norma dapat diselipkan sebagai upaya pengembangan aspek moral pada anak. Dongeng ini dapat dilakukan sebagai pengantar sebelum anak tidur. Karena ketika tidur penanaman moral dan kognitif yang diberikan saat dongeng akan terekam dan terinternalisasi sebanyak 75 % sebab pada saat itu otak dalam keadaan relax Nakita (dalam Puspa 2012).

Masa perkembangan bayi hingga memasuki sekolah dasar menjadi “fondasi” belajar yang kuat bagi anak untuk mengembang-kan kemampuan sosial emosinya menjadi lebih sehat dan anak siap menghadapi tahapan perkembangan selanjutnya yang lebih rumit Briggs (dalam Nurmalitasari 2015). Pendidik juga memiliki peran penting dalam pembentukan kognitif anak. Secara alami mempunyai persamaan dan perbedaan.Seorang guru dituntut untuk terus menerus meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan mutu layanan karena pengetahuan yang menunjang profesi selalu berkembang sesuai dengan kemajuan jaman. Soetjipto dan Rafli Kosasi (dalam Anita:2015)

(Kreasi anak dalam mengembangkan kemampuan kognitifnya)

    Pada dasarnya anak merupakan mahluk sosial yang sangat membutuhkan perhatian, sehingga dibutuhkan peran orangtua dan pendidik dalam menstimulus masa perkembangannya dalam berbagai hal, diantaranya pembacaan dongeng sebelum tidur mampu meningkatankan kecerdasan anak dalam berbahasa sehingga anak mampu berkomunikasi dengan baik dan benar terhadap lingkungan sekitarnya. Pemerolehan bahasa yang diperoleh anak membuatnya lebih mudah dalam menyampaikan berbagai pendapatnya tanpa hambatan berarti. Nilai-nilai yang tak kalah penting ialah pembacaan dongeng sebelum tidur membuat daya imajinasi anak turut terbangun, hal ini menunjang proses daya nalar anak ke tingkat yang lebih tinggi dibanding anak seusianya yang tidak dibacakan dongeng anak sebelum tidur.

 

Sumber :
Anita, 2015. Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal al-Shifa. Volume 06 Nomor 02, hal 162-180.

Nurmalitasari, Femmi. 2015. Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Prasekolah. Jurnal Buletin Psikologi Universitas Gadjah Mada.Volume 23  Nomor 2, hal 103 – 111 .

Pupung Puspa Ardini. 2012. Pengaruh Dongeng dan Komunikasi TerhadapPerkembangan Moral Anak Usia 7-8 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak. Volume 1 Edisi 1, hal 44-58.


 

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
9
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1