Pacitan Alami Kekeringan, Air Bersih Langka

Pacitan - Musim kemarau tahun ini diprediksi akan lebih kering, dan terasa panas terik dari pada tahun sebelumnya. Beberapa daerah atau luasan wilayah indonesia yang sudah memasuki musim kemarau memiliki suhu derajat sekitar 37-38 persen.

Bahkan, dampak kekeringan itu mulai berasa d beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Pacitan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari BPBD 45 desa di Kabupaten Pacitan berpotensi dilanda kekeringan,  Kabupaten Pacitan (9/7).

Kepala bidang Humas BNPB Rita Rosita S, mengatakan, "13 Desa berpotensi kering kritis, antara lain di Desa Jlubang, Desa Pelem, Desa Ngadirejan, Desa Sugih waras, Desa Pucangsewu, Desa Sambong, Desa Ponggok, Desa Tambakrejo, Desa Borang, Desa Pager Kidul, Desa Sudimoro, Desa Sembowo, Desa Karang Mulyo."

Lima Desa berpotensi Kering Langka Terbatas, antara lain Desa Punung, Desa Mendolo Lor, Desa Ploso Kecamatan Punung, Desa Gembong, dan Desa Temon. 

Lima Desa berpotensi Kering Langka, antara lain Desa Mantren, Desa Jatimalang, Desa Ploso Kecamatan Tegalombo, Desa Ngreco, dan Desa Gemaharjo. 

Sampai dengan 9 Juli 2019, BPBD Kabupaten Pacitan bekerjasama dengan PDAM telah menyalurkan 51 mobil tangki air di 14 desa yang mengalami kekeringan.