• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Sempat Terseok, Manchester United Bangkit Lagi

Setelah Manchester United (M.U.) melumat Newcastle dengan skor 2-0 dalam laga terkini premier league, sah sudah pelatih anyar Ole Gunnar Solskjaer menyamai rekor Sir Matt Busby dengan mencetak empat kemenangan awal beruntun di liga sebagai pelatih. Rekor yang diukir oleh Sir Matt Busby pada tahun 1946 ini baru bisa disamai oleh pria berkebangsaan norwegia tersebut yang juga merupakan eks pemain M.U. seperti yang dilansir dari opta.

Layaknya mengembalikan gairah bermain para pemain Red Devils, poin Manchester United sudah hampir mendekati penghuni posisi 4 yakni Arsenal dengan margin 3 poin berkat 4 kemenangan dibawah asuhan Solskjaer. Di era mourinho, M.U. memang sangat dirundung masalah dengan berbagai kekalahan, yang terakhir oleh rival abadinya Liverpool 3-1 pertengahan desember lalu. Kekalahan dari Liverpool menjadi awal kembalinya gaya sepakbola M.U. yang dulunya defensif di era mourinho kini menjadi menyerang di era Solksjaer.

Solksjaer bukanlah orang baru di Manchester United, dia pernah bermain untuk klub tersebut tahun 1996-2007, ia memutuskan gantung sepatu dikarenakan cedera yang berkepanjangan. Di Manchester United ia kerap kali menjadi Super Sub bagi timnya yang menjadi penyelamat dengan mencetak gol saat bermain menjadi pemain pengganti. Tentu yang sangat dikenang saat M.U. bersua Bayern di Final Liga Champions tahun 1999. Kala itu, Solskjaer mencetak gol di injury time dimana hasil imbang sudah didepan mata. Dengan trofi liga champions tersebut, MU berhak atas treble winners musim 1998/1999.

Solskjaer kembali dengan membawa gairah kemenangan tersebut ke old trafford dengan mengemban suatu jabatan yang lebih dari sekadar Super Sub yakni menjadi pelatih. Ibarat perantau yang kembali ke kampung halaman, Solskjaer telah pulang ke old trafford dengan membawa bingkisan berupa keceriaan sehingga mengubah suasana ruang ganti menjadi lebih ringan dan hangat. Serta, tak lupa energi sang Super Sub ia wariskan ke pemain M.U. saat ini, yang terkini saat Romelu Lukaku mencetak satu gol dan satu assist sebagai pemain pengganti kala Manchester United bertamu Newcastle. Fans pun kembali semringah dengan pulangnya Solskjaer.

 

Sumber: bola.kompas.com, BBC Sport, Opta

Sumber Gambar: Omar Momani Cartoon

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0