• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Museum Banten, Padukan Teknologi Digital dengan Kebudayaan

Museum Negeri Provinsi Banten berada di Kota Serang, Banten. Kota Serang tak jauh letaknya dari Ibukota Jakarta, cukup ditempuh selama 2 hingga 3 jam saja. Jadi kalau ingin mencari tempat wisata baru, museum ini bisa dijadikan pilihan. Letak museum ini tepat di tengah kota, berdekatan dengan alun-alun Kota Serang. Bangunan yang berada di Jalan Brigjen KH Samun ini memiliki gaya arsitektur dutch colonial villa. 

Ketika memasuki kawasan museum, pastinya akan merasakan suasana masa kolonial, karena bangunan ini memang peninggalan dari zaman Belanda. Dahulu, gedung ini difungsikan sebagai kantor residen Banten. Setelah Banten berubah menjadi provinsi, bangunan ini diambil alih untuk menjadi Pendopo Gubernur Banten.

Pada 29 Oktober 2015, Gubernur Rano Karno meresmikan Ex-Pendopo Gubernur ini menjadi Museum Negeri Provinsi Banten. Sebelumnya, Museum Negeri berada di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten yang berada di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Gedung ini dipilih karena letaknya yang strategis karena berada di pusat kota dan bangunannya sendiri yang memiliki nilai sejarah. Bangunan ini adalah salah satu cagar budaya di Banten.

Selain itu juga ada satu set alat menyelam yang digunakan untuk mengeksplorasi laut di Banten. Di aula berikutnya kita masih dapat melihat berbagai koleksi museum dari zaman dulu. Dan di aula ini biasanya digunakan untuk kegiatan menonton film yang berkaitan dengan sejarah Banten.

Museum ini masih terus berkembang dan akan membuat berbagai fasilitas baru. Seperti saat ini tengah digodok untuk membuat ruang ‘Religi’ yang akan menceritakan kisah penyebaran agama di Banten. Dan pastinya akan dikemas dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu nanti juga akan dibuat Debus Corner dan berbagai fasilitas lain yang akan memberikan berbagai informasi tentang kesenian dan kebudayaan Banten.

Museum Negeri Banten menampilkan koleksi budaya dan alam. Ada informasi tentang debus. Ada pula informasi tentang Taman Nasional Ujung Kulon. Kehadiran museum patut mendapat apresiasi positif sebagai upaya pemerintah daerah untuk mengomunikasikan kekayaan alam dan budaya Banten kepada publik.

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0