Zaman makin canggih. Banyak orang yang mulai sibuk dengan gawai yang mereka miliki. Saat bisa berolahraga, beberapa orang memilih untuk nge-gym. Selain itu, mereka juga melakukan olahraga yang dianggap modern atau berasal dari luar negeri, termasuk futsal dan karate.

Padahal, Indonesia juga memiliki olahraga khas daerah. Bahkan, beberapa olahraga tradisional ini juga dianggap sebagai permainan anak. Sayangnya, olahraga tradisional sempat menghilang. Alasannya, dianggap ketinggalan zaman.

Jambi sempat membuat Festival Olahraraga Tradisional dan Liga Santri regional Kota Jambi, 8 sampai 14 Juli 2018, untuk melestarikan olahraga dan permainan tradisional. Alasannya, olahraga dan permainan tradisional merupakan kekayaan bangsa yang tersebar ke seluruh Indonesia. Pun memiliki nilai luhur dan sejarah yang panjang dalam kehidupan bermasyarakat.

Lalu, apa olahraga tradisional yang sudah mulai menghilang karena jarang dimainkan warga? Salah satunya galah asin. Olahraga tradisional ini juga dikenal dengan gerobak sodor atau gobak sodor.

Dulu di tahun 1990-an, olahraga tradisional ini banyak dimainkan anak-anak di seluruh daerah di Indonesia, termasuk kota besar, seperti Jakarta. Sayangnya, permainan ini mulai ditinggalkan.

Demi melestarikan olahraga tradisional ini, galah asin dimasukkan ke dalam materi pelajaran, biasanya dimainkan saat jam olahraga berlangsung.

Olahraga ini dimainkan di lapangan terbuka berukuruan 9 x 4 meter dan dimainkan dengan tim terdiri dari lima sampai tujuh orang. Anggota yang bermain harus melewati hadangan lawan dari ujung lapangan hingga ke titik akhir. Setiap anggota harus bisa kembali lagi ke titik asal. Tim yang memenangkan permainan yaitu yang setiap anggotanya berhasil melewati hadangan lawan.

Sumber:
Kompas.com
Sindonews.com
Okezone.com

Sumber foto:
Wikipedia
PikiranRakyat

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0