Menumbuhkan Tingkat Keuangan Inklusif, DNKI Punya Strategi

Jakarta - Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemerataan pembangunan, yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan inklusif. Saat ini, hal itu sedang dikejar oleh Pemerintah.

Tim Media Akutahu berbincang-bincang mengenai ekonomi inklusif saat berkunjung ke Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), baru-baru ini, di Lapangan Banteng, Jakarta, 

Apa itu keuangan inklusif? Menurut Kepala Manajemen Proyek DNKI, Djauhari Sitorus keuangan inklusif adalah keadaan dimana masyarakat dapat mengakses layanan finansial formal secara mudah, murah, nyaman dan aman. Layanan formal yang dimaksud adalah layanan keuangan resmi yang bisa dipertnggungjawabkan seperti bank atau aplikasi keuangan yang telah diverifikasi oleh OJK.

Djauhari melihat keuangan inklusif adalah suatu hal yang penting untuk dikejar oleh Indonesia.Jika merujuk pada indikator yang digunakan oleh World Bank tahun 2017, posisi Indonesia belum mengkhawatirkan seperti Filipina dan Myanmar.

"Tingkat inklusifitas ekonomi Indonesia 49% dan ia merupakan negara dengan pertumbuhan inklusifitas ekonomi di Asia Timur dan Tenggara" Terang Djauhari.

Meski begitu pertumbuhan Indonesia bukanlah yang tertinggi di Asia secara keseluruhan. Masih ada India dan Tiongkok yang mengalami pertumbuhan masif hingga 80%. Oleh karena itu, masih ada hal-hal yang harus dituntaskan di Indonesia.

Salah satu hal yang bagi Djauhari harus dibenahi di Indonesia adalah infrastruktur. Djauhari menilai keadaan infrastruktur terutama teknologi di Indonesia masih harus dikembangkan lagi.

"Tidak bisa dinafikan infrastruktur ada gak? kalau tidak ada sinyal atau listrik kita bisa apa?" Tanya Djauhari secara retoris.

Oleh karena itu DNKI merumuskan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) untuk mendorong angka inklusifitas ekonomi. Dalam strategi ini, DNKI punya prioritas target yang dituju seperti perempuan, penduduk daerah tertinggal, dan penduduk perbatasan untuk bisa merasakan kemudahan teknologi keuangan dengan rasa aman.