• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Konsep Baru Perawatan Paliatif di Indonesia

Perawatan paliatif biasanya dilakukan kepada pasien dengan penyakit kronis mematikan. Pada stadium lanjut, mereka tidak hanya mengalami berbagai masalah fisik seperti nyeri, sesak nafas, penurunan berat badan, gangguan aktivitas tetapi juga mengalami gangguan psikososial dan spiritual. Akhirnya, mempengaruhi kualitas hidup pasien dan keluarganya.

Maka, kebutuhan pasien pada stadium lanjut suatu penyakit tidak hanya pemenuhan atau pengobatan gejala fisik, namun juga pentingnya dukungan terhadap kebutuhan psikologis, sosial dan spiritual yang dikenal sebagai perawatan paliatif. Masyarakat menganggap perawatan paliatif hanya untuk pasien dalam kondisi terminal yang akan segera meninggal.

Namun konsep baru perawatan paliatif menekankan pentingnya integrasi Perawatan paliatif lebih dini agar masalah fisik, psikososial dan spiritual dapat diatasi dengan baik.

Prof Dr dr Aru Sudoyo, Ketua YKI, mengatakan: “Penting untuk terus memberikan pelatihan dalam Perawatan Paliatif untuk Pasien Kanker kepada para tenaga kesehatan dan perawat, serta kepada masyarakat luas. Perawatan paliatif dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, serta pada keluarga yang berhubungan langsung dengan anggota keluarga yang sedang sakit, baik secara fisik, psikososial atau spiritual. ”
 
Sementara itu, Dr Diah Poerwanti, Kepala YKI Jawa Barat dan Panitia Pelaksana, menyebutkan, “Kami percaya bahwa pelatihan ini sangat penting, dan kami berupaya untuk melaksanakannya dengan baik sehingga masing-masing pihak akan memperoleh lebih banyak pengetahuan dan keterampilan melalui kolaborasi yang kuat antara SIF, Yayasan Kanker Indonesia dan Rumah Sakit Umum Dr Hasan Sadikin Bandung. Yayasan Kanker Indonesia Jawa Barat merasa terhormat diberi kepercayaan untuk mengembangkan perawatan paliatif di provinsi Jawa Barat. Kami berharap bahwa melalui pelatihan ini, kemitraan antara SIF dan Yayasan Kanker Indonesia, serta hubungan bilateral antara Singapura dan Indonesia, akan terbangun semakin dalam.”
 
Dr Ramaswamy Akhileswaran, Ketua Tim SIV dan Konsultan Senior, Pengobatan Geriatrik, Rumah Sakit Khoo Teck Puat, mengatakan: “Berkat dedikasi komunitas kesehatan Singapura dan Indonesia, kami terdorong oleh hasil positif dari kedua proyek SIF sebelumnya di Jakarta. Keberhasilan proyek tersebut mendorong kami untuk melanjutkan proyek Enabling Palliative Care Trainers di Jawa Barat. Kami berharap kolaborasi ini akan semakin meningkatkan perawatan paliatif di wilayah ini dan memperdalam persahabatan dengan rekan-rekan kami di Indonesia. ”
 
Dr Venita Eng, dari Yayasan Kanker Indonesia Jakarta, bertugas sebagai salah satu mentor pada proyek EnPaCT (Pemberdayaan Pelatih Perawatan Paliatif) di Bandung. Sebelumnya, ia telah memberikan pelatihan serupa, yaitu proyek Peningkatan Praktik Perawatan Paliatif di Jakarta, pada rentang waktu 2015 hingga 2018.
 
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan untuk dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman perawatan paliatif. Saya juga memperoleh banyak pendalaman sekaligus terinspirasi oleh kegiatan pelatihan sebelumnya di Jakarta, di mana saya turut terlibat di dalamnya. Mengingat posisi terdepan Singapura dalam bidang perawatan paliatif di kawasan Asia Tenggara, saya sangat berbahagia dengan kerja sama dan kesempatan untuk saling belajar ini. Saya juga mengapresiasi seluruh waktu dan upaya yang telah dicurahkan oleh SIF dan para SIV untuk dapat membagikan keahliannya bersama," sebutnya.

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0