Kisah Kerja Keras Petani Sawit Dapatkan Serifikasi

Pekanbaru - Para petani Asosiasi Mandiri telah mendapatkan rangkaian pelatihan dalam upaya mendapatkan sertifikasi ini. Penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi secara intensif memberikan pendampingan kepada para petani ini.

Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi menyambut gembira sertifikasi RSPO terhadap petani swadaya ini. Ini menjadi momentum awal untuk pembinaan dan pendampingan intensif berikutnya.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi, Syofinal mengatakan  ”Sertifikasi  tidak mudah diraih karena ditentukan oleh berbagai aspek penilaian dan pembinaan yang melibatkan berbagai unsur dari pemerintahan desa, asosiasi dan anggotanya dan dukungan penuh Dinas Pertanian Kuantan Singingi dari Kepala Dinas dan jajarannya”, ujarnya.

“Sertifikasi yang didapat oleh Asosiasi Mandiri ini adalah implementasi dari komitmen para petani swadaya dalam mendorong pasar internasional mendapatkan produk legal dan berkelanjutan serta petani akan mendapatkan keuntungan secara ekonomi jangka panjang,” terang Smallholder Programme Manager, RSPO Indonesia, Guntur Prabowo.

Syofinal menambahkan, ”Tahapan terpenting berikutnya adalah memastikan implementasi dari sertifikat RSPO ini, dan kajian terhadap efektivitas penerapan aturan tata kelola yang telah digariskan, agar dapat menjadi penyemangat bagi para petani swadaya lainnya dan mampu pula mengikuti prestasi Asosiasi Mandiri”.

Petani swadaya merupakan bagian penting dalam industri sawit di Indonesia, sebagai salah satu organisasi masyarakah madani, WWF-Indonesia menaruh perhatian besar terhadap pendampingan para petani sawit untuk pembangunan berkelanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Seperti halnya terhadap petani swadaya di Kabupaten Kuantan Singingi ini.

Lahan perkebunan di wilayah ini berperan menjadi penghubung antara hutan alam dan kawasan konservasi di bentang alam tersebut. Pendampingan dimulai pada pertengahan 2014 bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi yang disambut baik oleh para petani.

”Kami berharap petani swadaya yang bersertifikasi RSPO atau sejenisnya dapat terus dikembangkan dalam rangka mendukung kualitas komoditi Indonesia yang diakui dunia dan tentu saja pengelolaan yang ramah lingkungan.” pungkas Sustainable Palm Oil Manager WWF-Indonesia, Joko Sarjito.