Kemenkeu RI Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Jakarta - Revolusi industri 4.0, tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Revolusi Industri 4.0 tengah diaplikasikan di berbagai bidang, termasuk, Kementerian Keuangan. Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Kementerian Keuangan siap menghadapinya. Salah satunya, dengan penggunaan teknologi dalam pengelolaan keuangan.

Kemenkeu menjelaskan langkah yang diambil dalam menghadapi Revolusi industri 4.0 di acara Dialog Pengelolaan Keuangan Negara 2019 di Balai Kartini, Jakarta, yang berlangsung 25 dan 26 Juni 2019.

"Kita mau tak mau, siap tidak siap, harus menghadapi Revolusi Industri 4.0" ujar Sumiyati, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan.

Tantangan ini juga semakin berat karena laporan keuangan sudah tidak lagi sekedar laporan implementasi dan pertanggungjawaban. Laporan keuangan juga menjadi acuan dan referensi dalam menentukan APBN dan kebijakan fiskal berikutnya.

Untuk itu, Kementerian Keuangan sudah menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia IT. Misalnya, aplikasi Sakti untuk menghubungkan antara Kemenkeu dengan sub kerjanya.

Selain itu, kementerian keuangan sudah menyiapkan pasukan khusus di bidang IT. "Mereka nantinya bergerak di audit IT. Selain itu, kita juga mulai fokus pada cybersecurity audit" ucap Sumiyati.

Namun penggunaan IT sendiri memiliki risiko. Untuk itu kementerian keuangan sejak 2016 menerapkan enterprise management untuk mengelola risiko itu secara komprehensif.

Inspektorat Jenderal sendiri berada di lini ketiga pertahanan dalam pengelolaan keuangan. Inspektorat Jenderal berperan dalam investigasi dan reformasi birokrasi.

"Namun, kami harus tetap sinergi dengan lembaga lainnya" ujar Sumiyati.