Jaga Roda Perekonomian, Mendag Minta Semua Pihak Bersinergi

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia ikut terkena dampak. Kerja sama berbagai pihak dalam memulihkan dan menjaga perekonomian sangat diperlukan. Mulai dari pihak pemerintah, swasta, hingga pelaku UMKM dan usaha lainnya.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag) Agus Suparmanto menyebut, sinergi yang erat antara berbagai pihak diperlukan. Kerja sama berbagai pihak dapat mewujudkan pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi. Contoh nyatanya adalah tersedianya fasilitas jual beli bagi masyarakat.

“​Selama kuartal II tahun 2020, adanya perubahan perilaku masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan transaksi khususnya di e-commerce. Seperti yang kita ketahui, perubahan tersebut membawa kebiasaan dan anggapan baru akan mudahnya memenuhi kebutuhan melalui e-commerce,” ujar Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja, Selasa (1/9/2020).

Intensitas masyarakat dalam berbelanja daring meningkat. Perilaku masyarakat dalam berbelanja daring berdampak pada pertumbuhan transaksi khususnya di e-commerce. Sebagai penyokong kebutuhan masyarakat, platform e-commerce seperti Shopee diuntungkan. Perilaku ini turut berpengaruh pada perputaran roda ekonomi Indonesia, terutama saat pandemi.

“Kita harus tetap menjaga roda perdagangan tetap berjalan dengan baik melalui transaksi-transaksi, baik yang terjadi di pasar rakyat maupun di platform daring. Oleh karena itu, sinergi dan kerja sama antar berbagai pihak harus tetap terjaga dengan baik,” ujar Mendag Agus Suparmanto.

Adanya permintaan yang tinggi terhadap transaksi daring, Shopee terus meningkatkan kerja sama antar mitranya. Mulai dari pelaku UMKM, jasa logistik hingga pengguna platformnya. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kompetensinya dalam mendukung perekonomian.

“Kami berharap Shopee tetap senantiasa berkomitmen membantu pelaku UMKM di dalam negeri agar bisa memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri, khususnya di tengah situasi pandemi COVID-19 dan masa transisi menuju era adaptasi kebiasaan baru.” tutup Mendag Agus Suparmanto. (Alfida Rizky Febrianna)