Ini Pesan Jokowi untuk Para Menteri di Kabinet Indonesia Maju

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengumumkan jajaran para menterinya dalam Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). Beberapa nama yang diumumkan Jokowi telah dikenal masyarakat.

Jokowi bersama Wakil Presiden Ma`aruf Amin menggandeng menteri dari berbagai kalangan, non-parpol, partai pendukung hingga oposisi. Secara total, terdapat 34 menteri dengan pembagian 18 kursi dari kalangan profesional nonparpol, dan 16 kursi diisi oleh sosok berlatar belakang parpol.

Jokowi juga memberikan pesan singkat kepada para menteri yang baru saja dilantiknya. Lewat pidato, Jokowi menegaskan tugas menteri di kabinetnya untuk membantu dalam menjalankan roda pemerintahan yang dipimpinnya dalam periode kedua ini.

Jokowi juga menggarisbawahi, para menteri untuk berkerja dengan jujur dan lebih produktif, tidak terlibat masalah korupsi.

"Saya juga sudah memerintahkan kabinet. Untuk yang pertama, jangan korupsi. Menciptakan sistem yang menutup terjadinya celah korupsi. Yang kedua, tidak ada visi misi menteri. yang ada hanya visi misi presiden dan wakil presiden. Kita semua harus kerja cepat, kerja keras dan kerja yang produktif," ungkap Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Bahkan, Jokowi mengancam apabila ada menteri yang dianggap tidak bekerja sungguh-sungguh, maka akan diberhentikan di tengah jalan. Hal itu dilakukan agar pemerintahannya bisa bekerja secara optimal.

"Jangan terjebak dalam rutinitas yang monoton. Yang kelima kerja yang berorientasi hasil nyata. Kemarin sudah sampaikan, tugas kita bukan hanya send. Tetapi delivered. Keenam selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya. Terakhir, semuanya harus serius dalam bekerja. Saya pastikan yang nggak serius, nggak sungguh, saya berikan kemarin semuanya hati-hati. Bisa dicopot di tengah jalan. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan. Terima kasih," Jokowi menambahkan.

Foto: Instagram @setneg