Indonesia kekurangan 280 ribu insinyur untuk lima tahun ke depan.  Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Heru Dewanto. Bahkan menurutnya lagi, dalam 10 tahun ke depan, Indonesia bisa kekurangan 650 ribu insinyur untuk 10 tahun ke depan.

Padahal, pembangunan infrastruktur saat ini sedang melimpah, terutama sektor kelistrikan.

“Kita masih berkutat pada SDM (Sumber Daya Manusia), padahal ada banyak kesempatan, khususnya jumlah insinyur. Jumlah mahasiswa teknik hanya 14 persen dari jumlah seluruh mahasiswa di Indonesia,” ujar Heru Rabu (9/5).

Lanjutnya, Heru mengungkap bahwa hanya 50 persen dari jumlah mahasiswa itu yang mempelajari teknik komputer. Saat mereka lulus, menurut Heru, hanya setengah yang berkarir sebagai insinyur.

“Lulusan teknik yang berkarir di bidang keinsinyuran hanya 3,5 persen” ungkapnya.

Sumber: Antaranews.com, cnnindonesia.com.

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0