IAI dan ACCA Lahirkan Akuntan Profesional di Indonesia

Bali - Nota kesepakatan antara IAI dan ACCA ditandatangani pada bulan Agustus 2009. Tak sampai di situ, perjanjian kemitraan strategis pada bulan Juni 2014 juga dilakukan.

Rupanya kerja sama antara ACCA ( Association of Chartered Certified Accountants) dan IAI (Ikatan Akuntan Indonesia terus berlanjut, termasuk dalam menandatangani perjanjian kemitraan strategis (SPA) yang diperbarui pada tanggal 11 April 2019. Semua itu dilakukan untuk terus memperkuat kolaborasi yang sukses dalam memajukan profesi akuntansi di Indonesia.

Misi penting dalam kerja sama tersebut yaitu membangun akuntan profesional di seluruh ekosistem, mulai dari bisnis hingga sektor publik, merupakan elemen integral dalam mendukung kebutuhan perekonomian Indonesia yang berkembang. Akuntan profesional memainkan peran penting dalam membentuk formulasi strategi, investasi dan keputusan operasional, serta meningkatkan kepercayaan dalam pelaporan keuangan oleh investor, regulator dan pemangku kepentingan lainnya.

Perjanjian kemitraan strategis ini ditandatangani oleh Leong Soo Yee, Direktur pasar utama, ACCA dan Prof. Sidharta utama, Dewan Nasional IAI di Nusa dua, Bali. Perpanjangan perjanjian juga menyediakan jalur insentif bagi anggota IAI untuk mendapatkan keanggotaan ACCA dan anggota ACCA yang memenuhi syarat untuk menjadi anggota IAI.

Conny Siahaan, kepala ACCA Indonesia mengatakan, "kami senang bisa masuk ke dalam Perjanjian ini dengan IAI untuk mendukung pengembangan profesi akuntansi Indonesia. Akuntan penting untuk tumbuh dan mempertahankan ekonomi dan kesepakatan seperti ini adalah cara penting untuk berinvestasi dalam keterampilan keuangan dan mengenali kemampuan dalam profesional keuangan mendatang. Kami menantikan masa depan kami bekerja sama dengan IAI, untuk kepentingan anggota."

Elly Zarni Husin, Direktur Eksekutif IAI mengatakan, "kemitraan strategis dengan badan internasional merupakan bagian dari rencana strategis IAI – yang disebut prakarsa 6,1 – yang bertujuan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi profesional Indonesia akuntan."