Genjot Terus Ekonomi Inklusi Demi Kesejahteraan Rakyat

Jakarta - Fakta masih banyak sekali masyarakat Indonesia yang belum tersentuh oleh jasa keuangan modern, membuat pemerintah membuat program ekonomi inklusi.

Kebijakan tersebut meliputi perlindungan literasi keuangan dan perlindungan konsumen, perluasan pembukaan rekening, mempercepat sertifikasi hak properti masyarakat yang dapat dijadikan agunan, optimalisasi layanan agen bank, serta peningkatan layanan keuangan digital dan transaksi nontunai.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, selaku Ketua Sekretariat Dewan Keuangan Inklusif (DNKI), Iskandar Simorangkir menyebutkan program tersebut penting bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

"Hal ini seiring dengan capaian realisasi program kerja DNKI untuk mendorong kepemilikan akun tabungan melalui penerapan kebijakan non tunai dimana bantuan pemerintah diberikan melalui akun seperti program keluarga harapan," kata Iskandar SImorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengumumkan Hari Menambung setiap tanggal 20 Agustus. Dengan adanya gerakan tersebut, diharapkan masyarakat bisa mulai ikut menabung.

"Kita sampai membuat Hari Menabung, setiap tanggal 20 Agustus, dengan ini, diharapkan masyarakat mulai sadar untuk menabung," kata Iskandar Simorangkir.

Pinjaman untuk Rakyat

Komitmen pemerintah di sektor jasa dan keuangan inklusi terlihat dalam pemberian kredit untuk rakyat. Hasilnya, meningkatkan akses kepada pembiayaan melalui penyaluran kredit usaha rakyat yang telah mencapai Rp 449 triliun kepada lebih dari 18 juta penerima sejak 2015.

Pemberian kredit itu diusahakan tidak memberatkan rakyat. Jadi, memberikan pinjaman sesuai dengan kemampuan mereka.

"Juga harus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka sendiri. Hasil akhir yang diharapkan adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.


Baca juga: Ekonomi Inklusi Berhasil, Masyarakat Ikut Menikmati Jasa Keuangan