• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Fifth-Generation Datang, Siapkah Kita?

Isu berkembang mengenai 5G memang tidak terelakkan lagi. Bagaimana tidak? 5G digadang-gadang akan memiliki kecepatan 100 kali (800Gbps) lebih cepat dari generasi sebelumnya, 4G, memang telah dibutuhkan untuk menunjang revolusi 4.0 dan ekonomi digital. Dengan kecepatan secepat itu, pengguna 5G dapat mengunduh sekitar 33 film High Definition dalam beberapa detik. Peluncuran perdana 5G direncanakan pada Tokyo Olympics 2020, tetapi Amerika Serikat dan Korea Selatan telah menguji coba perdana 5G dengan kecepatan 400Mbps tahun 2018.

Indonesia sendiri dijadwalkan akan merilis 5G secara komersial pada tahun 2022. Hal ini berdasarkan pernyataan Direktur Penataan Sumber Daya, Ditjen SDPPI Kemkominfo, Denny Setiawan, mengungkapkan, "2022 mungkin baru bisa dirilis, tapi kalau harmonisasi berjalan baik mungkin bisa lebih cepat." Namun, perkembangan 5G telah diuji coba pada perhelatan Asian Games XVII tahun 2018 pada pita frekuensi 28GHz milik telkomsel. Pada tahun sebelumnya, 5G telah diuji coba indoor pada pita frekuensi 15GHz oleh XL Axiata dan 72GHz oleh Telkomsel. Indosat juga telah meengujicobakan penggunaan 5G untuk test bed dan 3D-AR (Augmented Reality). Tahun 2022 akan dilelang pita frekuensi 3,5GHz, 26GHZ, dan 28GHz.

Tidak serta-merta perkembangan 5G di Indonesia dapat berjalan mulus. Menurut President Director Nokia,  Robert Cattanach, “"Penerapan 5G ini tidak siap karena infrastruktur tidak siap. Palapa Ring lambat perkembangannya, kita perlu sesuatu yang lebih cepat . Dengan fokus pada pembangunan di 5G, Anda bisa tingkatkan dua kali produktivitas.” Permasalahan geografi Indonesia yang luas dan terpisah oleh laut menjadi sebuah masalah. Namun, Cattanach juga mengatakan kalau potensi populasi masyarakat Indonesia terbesar keempat menjadi penutup kekurangan geografi Indonesia. Perusahaan asal Finlandia ingin menghadirkan 5G berbasis kecerdasan buatan (Al) yang memiliki kemampuan kognitif yang didistribusikan ke base transciever station (BTS). AI machine learning ini mengumpulkan ilmu dari setiap peristiwa di jaringan, memetakan kualitas secara cerdas.
Fitur ini memungkinkan memutuskan peningkatan data live pada skala waktu yang melebih kemampuan manusia.

Jika pada suatu saat perkembang 5G telah masif di masyarakat, tentu sejumlah pekerjaan yang menitikberatkan pada manusia akan berkurang dan revolusi 4.0 akan benar-benar terjadi. Penggunaan internet taktil menjadi budaya baru dalam masyarakat. Internet taktil sendiri adalah semacam remote control yang akan mengatur segala sesuatu dari jarak jauh. Autonomous vehicle adalah salah satu contoh penggunaan internet taktil. E-government dan smart city bukan menjadi sebuah teori lagi dalam perkembangan dinamis kini.

Sudah siapkah menyongsong 5G release, kawan?

 

Sumber : liputan6.com, teknokompas.com, inet.detik.com, cnnindonesia.com, forbes.com

Sumber gambar : strafor.com, liputan6.com

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0