• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 168
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Di Kongres IAI 2018, Slamet Rahardjo Ingatkan Akuntan Harus Punya Batasan

Kongres XIII Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) 2018 diadakan selama tiga hari di Balai Kartini, Jakarta, 11 hingga 13 Desember 2018. Kongres XIII IAI kali ini bertemakan "Peran Inklusif Profesi Akuntan Menuju SDGs 30".

Di acara ini, berbagai sosok penting di Tanah Air hadir. Tak hanya Presiden Joko Widodo, aktor senior Slamet Rahardjo juga menjadi pembicara.

Slamet Rahardjo membahas etika dalam integritas profesional dalam membangun negeri. Saat memberikan pidatonya, Slamet Rahardo tak sendirian, ia bersama budayawan Muhammad Shobary dan mantan ketua PB IKASI Tia Adistya. 

Slamet Rahardjo menilai integritas akuntan bisa disejajarkan dengan seniman. Maksudnya Slamet, kedua profesi ini harus memiliki batasan tertentu.

"Seniman memiliki tugas untuk memuliakan kemanusiaan, maka dari itu seniman harus bisa menghentikan kehebatan imajinasinya sebelum kebablasan. Begitu juga dengan akuntan. Sama saja," sebut Slamet Rahardjo di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Pernyataan sang aktor lawas ini merupakan pendapatnya terhadap pidato Muhammad Shobary.

Menurut Shobary, etika moral berbeda dengan etika profesional. Orang yang profesional belum tentu bermoral. Maka dari itu nilai-nilai luhur wajib dipegang bagi yang ingin memiliki integritas.

 

Reporter: Raihan Sujatmoko

Foto: Wikipedia