• A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: rss_hide

    Filename: partials/_social_media_links.php

    Line Number: 45

    Backtrace:

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_social_media_links.php
    Line: 45
    Function: _error_handler

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/views/partials/_header.php
    Line: 770
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 164
    Function: view

    File: /home/isnaenirikki/public_html/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

Di HPN 2019, Menpar Pariwisata Arief Yahya Beri Pesan untuk Media

Surabaya - Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut memeriahkan Hari Pers Nasional 2019 (HPN 2019) dari 7 hingga 9 Februari 2019,  di Surabaya. Menpar Arief Yahya bahkan meluncurkan buku Jurnalisme Ramah Pariwisata dalam kesempatan tersebut.

Di Konvensi Nasional Media Massa, Jumat (8/2/2019), Menpar Arief sempat mengungkapkan harapannya kepada insan media. Apalagi, saat memberitakan mengenai bencana alam di Indonesia.

Ia berharap insan pers dan media bisa lebih memilah-milih topik pemberitaan saat tengah terjadi bencana. Hal itu dilakukan agar tetap membuat pariwisata di Indonesia tetap dikunjungi wisatawan lokal dan asing pasca-bencana alam.

"Saya ingin media lebih ramah dalam memberitakan bencana alam. Indonesia itu dikenal dengan keindahan alamnya. Istilahnya, kita sudah punya `barang jualannya`, jadi hanya tinggal memolesnya saja," kata Menpar Arief Yahya.

"Saya tidak ada maksud untuk membandingkan dengan Jepang. Tapi, di negara itu, medianya hanya memberitakan recovery bencana," sebut Menpar Arief.

Ia mengakui bahan menngenai bencana alam memang banyak yang membaca, apalagi saat bernada negatif atau bombastis. Namun ia berharap media mempertimmbangkannya untuk tidak menayangkan berita seperti itu.

"Saya paham, semakin jelek semakin banyak yg baca. Sayangnya, banyak yg memberikan travel advisory (peringatan) berdampak ke pariwasata Indonesia. Saya sendiri pun juga sudah membuat program tahap tanggap darurat, rehabilitasi dan normalisasi saat bencana. Jadi, saya berharap media bisa bekerja sama dalam hal ini. Terima kasih," tutup Menpar Arief Yahya.

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0