Depresi Mengintai Masyarakat di Kota Besar

Jakarta - Sungguh miris, masyarakat yang tinggal di kota besar memiliki kecenderungan 40% lebih besar mengalami resiko depresi dan penyakit-penyakit mental lainnya. Dalam wawancara dengan psikolog sekaligus dosen di Jakarta Mazdha Ariefriyendho, M.Psi., Psikolog., CGA., CGI.

"Jika dibandingkan dengan mereka yang tinggal di kota lebih kecil ataupun di pedesaan, masyarakat di kota besar rentan terkena depresi," katanya kepada Akutahu.com, Selasa (19/2/2019).

Tingkat stress masyarakat di perkotaan juga terus meningkat di setiap tahunnya. Fakta lainnya, ternyata wanita cenderung dua kali lebih besar mengalami resiko depresi dibandingkan pria.

"Selain itu, wanita biasanya yang lebih rentan mengalami depresi dibandingkan dengan pria. Namun dampak paling parah justru dialami oleh pria," ia menambahkan.

Selain lebih parah, kaum Adam juga mengalami masa depresi yang bekepanjangan dibandingkan dengan wanita. Alasannya, wanita ternyata jauh lebih bisa mengadapi masalah-masalah di sekitar mereka. Sementara, para pria terkadang sulit mengungkapkan emosi.

Akhirnya, dampak paling serius dari masalah tersebut adalah penyalahgunaan zat terlarang, kegilaan, dan bahkan aksi bunuh diri.