Debat Presiden ke-4 Jadi Sempat Ramai di Twitter

Jakarta - Debat Presiden ke-4 telah berlangsung lancar, 30 Maret 2019. Kedua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo telah mengungkapkan visi dan misinya di depan masyarakat. Rupanya acara debat itu, membuat publik ikut antusias dengan pesta demokrasi di Indonesia yang rencananya akan digelar 17 April 2019. Mereka pun membicarakannya di media sosial, termasuk Twitter.

Twitter adalah platform di mana percakapan politik terjadi secara real time dan memperlihatkan berbagai sisi dari berbagai topik yang sedang dibicarakan oleh pengguna, terutama selama #Pemilu2019 berlangsung. Dalam siaran pers yang diterima akutahu.com, apresiasi masyarakat Indonesia di Twitter dari berbagai penjuru dunia mengenai Pemilu 2019 meningkat seiring dengan semakin mendekatnya tanggal pencoblosan di 17 April 2019.

Momen debat kandidat menjadi salah satu momen di mana perhatian masyarakat tidak hanya ada di depan layar televisi, tetapi juga di Twitter. Terdapat lebih dari 1,1 juta Tweet terkait debat ke-empat semalam. Puncak percakapan terjadi sekitar pukul 22.00 - 23.00 WIB, dengan lebih dari 167.000 Tweet per menit.

Selama acara debat berlangsung, beberapa tagar silih berganti mewarnai linimasa dan percakapan di Twitter, baik yang terkait dengan respon pengguna atas jawaban kandidat atau sekadar merangkum berbagai Tweet ringan yang mengundang tawa. Tidak itu saja, pengguna Indonesia juga berlomba-lomba menggunakan fitur Twitter Poll untuk melakukan jajak pendapat seputar kandidat dan acara debat yang berlangsung.

Pada debat ke-empat, Jokowi mengeluarkan jurus andalan yang menarik perhatian pengguna Twitter di tahap awal debat yaitu ‘Pemerintahan DILAN’: Digitalisasi dalam Pelayanan atau Digital Melayani. Sementara Prabowo menyatakan tidak masalah menggunakan teknologi lama namun kekayaan dalam negeri tidak hilang ke luar negeri. 

Foto: @kpu_ri