Cirebon In Charity Mewujudkan Mimpi Anak-anak Kurang Mampu

Pemuda-pemudi Cirebon tentu memiliki mimpi. Namun, sebagian besar dari mereka takut untuk bermimpi, terlebih perihal melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Bagi Anda, Saya, dan anak-anak berkantong tebal lainnya, mengecap pendidikan adalah sesuatu yang lumrah, bahkan tanpa bermimpi pun bisa dengan mudah mendapatkannya. Namun, usaha anak-anak cirebon untuk melanjutkan pendidikan harus dibatasi keterbatasan finansial. Kota Cirebon, Kota Para Wali, menyimpan ribuan teriakan asa anak-anak cirebon.

Keadaan tersebut telah memantik jiwa sosial dari salah satu alumnus SITH (Sekolah Ilmu Teknologi Hayati) ITB (Insitut Teknologi Bandung) tahun 2011, Syaripudin S.T, untuk menggerakan Cirebon In Charity (CIC). Melalui CIC, anak-anak yang memiliki keterbatasan finansial dalam melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, dapat dibantu dengan pengajaran materi ujian dari pengurus aktif CIC setiap batch secara gratis. Selain itu, CIC juga turut berpartisipasi melalui bantuan pendidikan selama 1 semester dan pelatihan soft-skill secara gratis.

Kegiatan CIC telah berjalan selama 8 tahun dan sudah menghasilkan VIII batch. Setiap batch diseleksi secara ketat melalui minat dan komitmen yang dimiliki aetiap anak. Sebagai gambaran, tahun ajaran 2016-2017 telah terseleksi 50 siswa-siswi kelas XII dari SMA/MA Se-Kota dan Kabupaten Cirebon dari 200 pendaftar. Keketatan mencapai 0,25 telah membuktikan antusias anak-anak cirebon untuk melanjutkan kuliah cukup tinggi. Setelah terseleksi, anak-anak cirebon yang terpilih akan belajar di SD Negeri 1 Weru Lor, Plered dan tempat ini telah menjadi basecamp CIC setiap tahunnya.

Kontribusi CIC telah membawa adik-adik SMA/MA di Kota dan Kabupaten Cirebon berhasil mendapatkan kursi di PTN dan PTK terbaik. Salah satunya Syauqi, Alumnus SMAN 6 Cirebon, mendapatkan kesempatan berkuliah di FTI (Fakultas Teknologi Industri) ITB 2017. Syauqi menuturkan, “CIC bagi Saya merupakan wadah ilmu secara akademik maupun nonakademik. Yang sangat Saya rasakan adalah ilmu nonakademiknya. Berbagi pengalaman hidup dan motivasi sangat membuat Saya bersemangat dalam meraih cita-cita. Alhamdulillah, CIC adalah salah satu penunjang Saya dalam menggapai cita-cita.”

Kini, CIC telah menginspirasi untuk lebih bermanfaat kepada sekitar. Ilmu bukan hanya milik pribadi, tetapi milik bersama untuk membawa kebermanfaatan bagi sesama. Ide CIC tidak cukup berhenti di Kota dan Kabupaten Cirebon saja, tetapi berharap inisiator di seluruh daerah di Indonesia dapat mengikuti jejaknya. Salam prestatif!

 

Narasumber : Salsabila Sanina, Alumni Batch VII CIC

Sumber : radarcirebon.com , @cirebonincharity at Instagram

Sumber Gambar : Dokumen pribadi Salsabila Sanina , @cirebonincharity at Instagram