Cegah Kanker Usus Besar dengan Perhatikan Pola Makan

Jakarta - Kanker usus besar (kolorektal) biasanya menyerang mereka yang berusia 50 tahun dan karena faktor keturunan. Kini, kanker kolorektal juga bisa terjadi karena gaya hidup yang buruk terutama soal asupan makanan yang tidak seimbang. Dari merasa sakit biasa hingga menjadi kanker usus  besar bermula dari pola makan yang kurang serat, tinggi lemak ditambah gaya hidup lainnya yang buruk, seperti kurang istirahat, kurang olahraga, dan obesitas.

Pola makan yang buruk antara lain tidak suka sayuran, gemar mengonsumsi daging merah, sering makan makanan siap saji (fast food), mengonsumsi alkohol dan merokok, bisa juga karena faktor jam makan dan porsi makan yang tidak teratur.

dr. Yosef Fransiscus mengatakan, “Jika memiliki riwayat keluarga yang pernah terdiagnosa polip, kanker usus atau gejala lainnya yang terkait sindrom kanker usus. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengetahuan, informasi, dan pemeriksaan gen. Dengan melakukan pemeriksaan gen, bisa mendeteksi mutasi gen yang berhubungan dengan sindrom yang diturunkan oleh keluarga".
 
Hal ini rentan terjadi pada masyarakat modern terutama generasi milenial yang terbiasa dengan gaya hidup yang tidak teratur dan jauh dari hidup sehat.

“Memiliki penghasilan sejak muda tetapi sibuk dengan berbagai aktivitas atau pekerjaan seringkali membuat generasi milenial tidak sempat berolahraga, kurang istirahat apalagi memperhatikan asupan makanan. Ketika lapar maka makanan junk food atau makanan kemasan dan instan menjadi pilihan karena selain praktis, rasanya juga enak. Pada akhirnya, gaya hidup yang buruk dan makanan yang tidak sehat akan memicu radikal bebas yang dapat menyerang sel tubuh dan berpotensi menjadi kanker, misalnya kanker kolorektal, “ ujar dr Yosef.