Howard Schultz, CEO gerai kopi asal Amerika Serikat, Starbucks, akan meninggalkan perusahaan yang lebih dari 30 tahun ia pimpin dan mengubah gerai toko kopi lokal menjadi raksasa global dengan lebih dari 27.000 gerai kopi di 77 negara-negara.

Keputusan Schultz untuk pensiun belum diketahui secara pasti. Hanya saja rencana pengunduran diri ini sudah ia persiapkan sejak 1 tahun sebelumnya. Banyak pengamat mengira Howard Schultz akan mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat pada 2020 nanti.

Saat ditanya wartawan pun Schultz mengatakan tidak ingin memberikan pernyataan yang spekulatif. Saat ini dia hanya sangat memperhatikan keadaan negaranya sebagai rumah bagi semua penduduk AS.

Kamu suka dengan konten akutahu.com? Berikan dua jempol sebagai tanda kamu menyukai konten ini.

Beritahu cuan reaksi kamu setelah membaca konten ini.

like
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0