4 Hal Tentang Pubertas Yang Wajib Sobat Ketahui

4 Hal Tentang Pubertas Yang Wajib Sobat Ketahui

Punya adik berusia sekitar 8- 14 tahun? Kalau iya, kemungkinan adik kamu itu sedang memasuki masa puber. Masa puber adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa (diawali dengan masa remaja). Pada masa ini seorang individu akan mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa Pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur 8 hingga 10 tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Perubahan-perubahan tersebut terjadi karena adanya perubuhan hormonal di dalam tubuh seorang individu.

Pada masa puber ini seorang individu akan dibanjiri dengan begitu banyak pertanyaan di dalam pikirannya mengenai apa saja yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Nahh sobat, jangan sampai adik kamu yang saat ini sedang memasuki masa puber mengalami kebingungan dan bertanya kepada orang yang salah. Untuk itu penulis sudah merangkum 4 hal yang setidaknya harus kamu siapkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari adik kamu tentang pubertas.

 

1. Masa Puber itu apa sih?

Masa Pubertas adalah masa terjadinya perubahan fisik dan mental pada diri seorang anak laki - laki maupun anak perempuan yang disebabkan oleh perubahan hormonal di dalam tubuh. Masa ini juga merupakan peralihan dari anak anak menjadi dewasa.

Perubahan-perubahan tersebut terjadi karena sudah matangnya alat reproduksi yang dimiliki oleh seorang manusia.sehingga produksi testosterone pada laki-laki dan progesterone yang merupakan hormone seks menjadi meningkat Secara fisik ada 2 jenis perubahan yang terjadi pada masa ini, yaitu perubahan primer dan sekunder. Perubahan primer yang terjadi pada anak laki-laki adalah sudah mampunya ia untuk memproduksi sperma. Biasanya perubahan itu akan ditandai dengan munculnya mimpi basah. Sedangkan pada perempuan adalah terjadinya menstruasi atau datang bulan.

Perubahan sekunder pada anak laki-laki adalah suara yang berubah menjadi lebih berat, tumbuhnya rambut atau bulu di beberapa area seperti di atas dan di bawah mulut, ketiak, dada, kelamin, dan di kaki; jakun mulai tumbuh dan semakin terlihat; dada yang semakin lebar dan bidang. Pada anak perempuan, perubahan sekunder yang terjadi adalah membesarnya payudara; pinggul yang membesar; serta rambut atau bulu halus di beberapa bagian tubuh.

 

2. Kenapa mood jadi mudah berubah dan mulai ada ketertarikan terhadap lawan jenis?

Nahh ini mood yang berubah dan ketertarikan terhadap lawan jenis merupakan bentuk dari perubahan mental pada masa puber. Namun untuk masalah emosi dan mood ini tidak hanya disebabkan oleh meningkatnya hormon testosterone dan progesterone, namun juga disebabkan oleh semakin munculnya rasa “mandiri” untuk menghadapi masalah-masalah dalam hidup tanpa bantuan orang lain. Proses pembiasaan tersebut ditambah stressor lain seperti baru melanjutkan sekolah di tingkat SMP tentu saja bukanlah hal yang mudah.

It takes time and effort. Menurut teori perkembangan psikologis, seorang anak juga mulai masuk pada periode pencarian identitas diri. Di masa ini juga anak-anak akan mulai melepaskan diri dari orangtua dan memilih untuk lebih dekat dengan teman-teman sebayanya. Yapp! Teman-teman sebaya yang mengalami masalah serupa dengan mereka. Pastikan adik-adik sobat tumbuh bersama orang-orang yang baik yang berpeluang membawa ia untuk menjadi pribadi yang lebih positif dan bukan sebaliknya. Kata kuncinya: kalau persahabatannya membuat adik sobat lebih bahagia dan tidak tertutup kepada keluarga, maka biarkanlah, namun jika membuat adik-adik sobat menjadi semakin tertutup dan berjarak dari keluarga, batasilah.

Pada masa ini individu juga mulai mengalami keterarikan secara seksual kepada lawan jenisnya. Ternyata dorongan biologis yang mulai muncul akibat dari matangnya fungsi alat-alat reproduksi yang telah dimiliki hanyalah penyebab kecilnya saja lho. Penyebab yang paling utamanya adalah munculnya keinginan untuk mengetahui bagaimana sih rasanya “in love” itu. Ahh sobat semua pasti pernah mengalami itu kan!

 

3. Tapi kalau sudah suka, harus bagaimana?

Nahh kalau sobat sudah mengetahui bahwa alasan utama dari munculnya rasa suka tersebut adalah dorongan untuk merasakan “in love”, maka sobat pun bisa mempertimbangkan cara pendekatan dan jawaban-jawaban apa saja yang paling cocok untuk disampaikan kepada mereka yang sedang mengalami puber. Yappp story telling! Sampaikan berikan cerita-cerita yang positif untuk menjawab rasa ingin tahu mereka. Mulailah dengan menjadi suri tauladan yang baik bagi mereka. Jika sobat mampu, lebih baik arahkan adik-adik sobat untuk lebih fokus kepada hobi dan kreatifitas.

Well, penulis percaya bahwa berpacaran akan lebih banyak membawa hal-hal negatif dibandingkan positif. Karena itu penulis lebih menyarankan kepada sobat untuk mengarahkan adik-adik sobat menghindari pacaran. Tapi bagaimana kalau ternyata adik sobat adalah tipe pribadi dengan watak yang keras atau sudah terlanjut punya hubungan khusus dengan lawan jenisnya? Well, berusahalah untuk tetap menjadi orang terdekatnya, tidak perlu lagi melakukan konfrontasi, gunakan empati untuk memahami situasi yang dialaminya, karena tentu saja sobat sudah pernah mengalami dorongan yang sama dengannya kan? Lindungi ia dengan cerita, peringatan positif, dan tentu saja melalui do’a. Tentu saja Tuhan adalah sebaik-baiknya pelindung bagi sobat dan keluarga.

 

4. Apa saja hal yang harus disiapkan untuk menghadapi masa puber ini?

Ada 2 aspek yang harus sobat perhatikan untuk membantu adik-adik sobat lebih siap dalam menghadapi fase pubertas ini. Aspek pertama adalah aspek self-care. Deodoran, terutama untuk laki-laki, merupakan hal yang harus mulai dipersiapkan karena pada masa ini seorang anak sudah mulai menghasilkan keringat berlebih yang mungkin menempel di ketiak dan menghasilkan bau yang tidak sedap. Pilihlah deodoran model roll on agar menghindari kesan burket alias bubur ketek. Ingatkan juga mencukur bulu-bulu halus yang tumbuh setidaknya 40 hari sekali untuk menghindari penumpukan bakteri. Ingatkan juga untuk lebih rajin mencuci muka karena acne atau jerawat akan lebih mudah muncul pada kulit wajah yang kurang bersih.

Mimpi basah pada anak laki-laki dan menstruasi pada anak perempuan tentu saja membutuhkan perhatian yang khusus. Kepada adik yang berjenis kelamin sama dengan kamu, ajarkan kepada mereka tata cara untuk membersihkan diri setelah terjadi mimpi basah atau menstruasi. Kalau ternyata adik kamu berjenis kelamin yang berbeda, ingatkan kepada ayah atau ibu kamu untuk mengajarkan kepada adik-adik kamu tata cara membersihkan diri secara benar. Beberapa ajaran agama bahkan memiliki ritual tersendiri dalam hal membersihkan diri tersebut. Soo, jangan lupa tetap mematuhi ya.

Persiapan yang kedua adalah aspek self-concept. Mungkin bisa dimulai dengan mengajarkan sebuah aktifitas atau hobi. Kenapa harus hobi? Ternyata pada fase pencarian identitas diri ini, seoran individu memiliki dorongan kreatifitas yang sangat besar. Nahh tentu saja ini merupakan peluang yang sangat bagus kalau sobat bisa mengarahkan adik-adik sobat untuk memiliki hobi dan keahlian. Doronglah mereka untuk dapat berprestasi karena prestasi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri yang dimilikinya.

Oh iya jangan lupa juga untuk mengajarkan dan mengingatkan untuk beribadah dengan lebih giat. Sebagaimana sobat tahu bahwa dalam beberapa kepercayaan masa puber alias aqil balik merupakan masa mulai diperhitungkannya perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan oleh seorang manusia dalam bentuk dosa dan pahala.

Okee sobat, cukup dulu artikel panjanganya ya. Please leave a comment kalau inign menganggapi atau ada yang ingin ditanyakan. See you!

 

Sumber:

Brainly.co.id

Kidshealth.org

Psychologytoday.com

simplypsychology.org

Gambar:

momjunction.com